Masyarakat Kampung Padang Geger Temukan Tiga Warga Bersimbah Darah

Realitakini.com -- Pasaman
Masyarakat Jorong Kampung Padang, Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping geger, menemukan tiga orang warga dalam kondisi memprihatinkan, Senin (16/01/2022) sekitar pukul 22.30 wib di kebun korban yang terletak di Jorong Tonang, Nagari Sundata.

Tiga masyarakat tersebut yakni orang tua laki berinisial  A (45) dan dua orang anaknya berinisial P (8) dan AS (12). Parahnya, anaknya P (8) ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia bersimbah darah.

Kapolsek Lubuk Sikaping, Iptu Yufrizal saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku mendapat laporan dari masyarakat dan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dia mengatakan, dari keterangan pihak keluarga, kronologis kejadian tersebut bermula pada hari Senin (16/01) sekitar pukul 11.30 wib, dimana sang ayah A (45) membawa anaknya AS (12) pergi ke kebun miliknya yang terletak di Tonang Nagari Sundata.

"Kemudian, sekitar pukul 15.00 Wib, sang ayah pulang ke rumah dan membawa lagi anaknya P (8) untuk pergi bersama dirinya ke kebun lain yang terletak di Anak Aia Batuang Kampung Padang Paraman Dareh, Nagari Aia Manggih Barat," ujanya.

Karena hari sudah mulai gelap, pihak keluarga di rumah mulai resah dan memberitahukan kejadian ini ke sanak famili dan tetangga sekitar.

"Sekitar pukul 20.00 wib, masyarakat menemukan AS (12) di kebun tonang dalam keadaan kritis bersimbah darah. Korban langsung dilarikan masyarakat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping untuk mendapatkan perawatan medis," ungkap Kapolsek.

Setelah itu, masyarakat dan pihak terkait juga langsung mencari A (45) dan P (8)  di ladang korban. Di lokasi tersebut, masyarakat menemukan A (45) dalam kondisi kritis bersimbah darah di gubuknya dan anaknya P (8)  ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Untuk sementara masalah ini telah ditngani pihak kepolisian. Belum tahu pasti apa motif di balik semua ini, masih proses penyelidikan lebih lanjut. Kita juga telah membawa korban yang kritis ke rumah sakit dan telah meminta keterangan beberapa saksi," ujar Kapolsek Yufrizal. (Nurman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama