Hadir dalam pertemuan tersebut
Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., bersama jajaran pimpinan universitas, di
antaranya Senior Eksekutif, Sekretaris Universitas, Wakil Rektor Bidang
Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum dan
Usaha, serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan
Internasional. Delegasi Arab Saudi turut didampingi oleh Syekh Barak Al Amin
dan Syekh Dr. Fahad bin Sulaiman Al Fuahaid, dosen Universitas Imam Muhammad
bin Saud, Riyadh.
Dialog berlangsung di sela-sela
kegiatan Dauroh Syar’iyah Intensif Kitab I’tiqod Aimmati Ahlil Hadits karya Abu
Bakr Al-Isma’il Asy-Syafi’iy yang tengah digelar di Auditorium UNP. Dalam
kesempatan itu, Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syekh Ahmad bin Essa
Alhazmi, menyampaikan bahwa pihak nya terus menjalin koordinasi dengan
Pemerintah Arab Saudi untuk merealisasikan pendirian LIPIA di UNP. Meskipun
masih terdapat sejumlah kendala administratif dan teknis, ia menegaskan
komitmen penuh Arab Saudi untuk mempererat kerja sama dalam bidang pendidikan
keagamaan.
Rektor UNP mengungkapkan bahwa saat
ini UNP tengah mengembangkan Migrant Center sebagai- langkah konkret menyiapkan
lulusan yang kompeten dan siap kerja di luar negeri, termasuk di Arab Saudi.
“Kami fokus membekali mahasiswa dengan pelatihan bersertifikat di bidang
keperawatan dan home care. Selain itu, UNP juga telah membuka kelas
internasional untuk memperluas akses dan kesiapan lulusan di pasar kerja
global,” ujar Rektor.
Rektor berharap Kedutaan Besar Arab
Saudi dapat memberikan dukungan dan fasilitasi dalam mendorong program
penyaluran lulusan UNP ke berbagai negara, khususnya kawasan Timur Tengah.
Pertemuan ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi UNP dalam mendukung pencapaian
Tujuan Pembangunan Ber kelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG
4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mewujudkan Tujuan). (Hms-
RK)
#universitasnegeripadang #beritaunp
#SDGs #SDGs4 #qualityofeducation #UNPRumahKita #UNPHebat #unpjaya
