Prestasi membanggakan kembali di torehkan, Khairani Nurul Azkia siswa SMA 1 Padang Gelugur Kecamatan Padang Gelugur mengharumkan nama Kabupaten Pasaman dengan meraih medali emas Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Provinsi Sumatera Barat 2025 yang digelar di Kompleks Universitas Negeri Padang (UNP), 26–28 Agustus 2025.
Sebelumnya siswa kelas X.E 9 SMA Padang Gelugur torehkan prestasi medali emas di Iven 2nd International Pencak Silat Student Indonesia Open championship 2025. Atas prestasi Khairani Nurul Azkia pihak SMA 1 Padang Gelugur berikan Reward, Senin (1/9/2025)
Kepala SMA Negeri 1 Padang Gelugur, Masril S.Pd, M.Pd mengaku bangga atas prestasi yang telah diraih Khairani Nurul Azkia di cabang olahraga pencak silat, berharap dengan sejumlah prestasi Khairani ini diharapkan bisa memotivasi bagi peserta didik yang lain agar meraih prestasi diluar akademik.
Kami atas nama keluarga besar mengapresiasi prestasi ananda Khairani Nurul Azkia yang telah mengharumkan nama Kabupaten Pasaman dan SMA Padang Gelugur . Harapan kami semoga kedepannya terus berprestasi," ujarnya.
Ia juga menganggap medali emas yang diraih Khairani Nurul Azkia tentunya tidak lepas dari kerja keras dan dedikasinya dalam latihan
Prestasi yang diraih Khairani berkat kegigihan dalam berlatih dan keberhasilan ini pun tidak terlepas dari didikan pelatih," ungkapnya.
Dengan keberhasilan ini Khairani Nurul akan lahir Khairani - Khairani lainnya yang akan membuat bangga daerah maupun sekolah baik dibidang olah raga maupun akademik," pungkasnya.
Secara terpisah Ketua IPSI Kabupaten Pasaman, Drs.H.Mara Ondak.MM menyambut bangga atas prestasi siswa yang mendapatkan penghargaan dari Kepala Sekolah SMA Padang Gelugur, karena pemberian reward ini dapat memotivasi siswa lain untuk turut meraih prestasi.
Selain itu, penghargaan dari sekolah menguatkan semangat dan kepercayaan diri siswa yang telah menunjukkan keunggulan di bidangnya, baik akademik maupun non-akademik .
Menurutnya, belajar pencak silat memberikan banyak manfaat, antara lain sebagai olahraga bela diri, pembentukan karakter, serta sarana menjalin kebersamaan dan silaturahmi. Olahraga ini tidak memandang usia karena bisa diikuti mulai anak-anak hingga manula.
Mara Ondak juga menerangkan untuk Provinsi Sumatera Barat cabang olah raga pencak silat menjadi ekstrakurikuler wajib bagi SMA dan SMK. (Nurman)

