Komitmen itu pertama kali diutarakan Benny Utama saat masih menjabat Bupati Pasaman pada tahun 2022 lalu, ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Mapattunggul di Los Pasar Nagari Muaro Tais. Saat itu, ia menegaskan kondisi jalan Rumbai–Muaro Tais sudah tidak layak, dan berjanji memperjuangkan pembangunannya hingga tuntas.
“Jika APBD Pasaman tidak memadai, nanti kita upayakan melalui anggaran pemerintah pusat,” ujar Benny Utama kala itu.
Kini, janji tersebut menjadi kenyataan. Melalui dukungan anggaran pusat, Benny Utama yang saat ini duduk di Komisi III DPR RI berhasil memperjuangkan usulan pembangunan jalan tersebut bersama koleganya, Zigo Rolanda, anggota Komisi V sekaligus Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi Golkar.
“Alhamdulillah, usulan Rp35 miliar itu diakomodir sepenuhnya. Teknis pelaksanaannya dieksekusi Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat di Padang,” kata Benny Utama di Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, proses lelang akan segera dilakukan oleh BPJN Sumbar, dengan pengerjaan fisik dijadwalkan mulai pada tahun anggaran 2025. Proyek ini ditetapkan sebagai Multy Year Contract (MYC), dengan alokasi Rp5,8 miliar dikerjakan pada akhir 2025 dan sisanya Rp29,2 miliar dilanjutkan pada awal tahun anggaran 2026.
Dari pihak daerah, Zulham Effendi selaku Kabid Bina Marga Dinas PU Pasaman menjelaskan bahwa sebelum usulan diajukan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan P2JN Sumbar. “Sesuai desain, panjang jalan yang diusulkan adalah 7,4 km dengan lebar 5,5 meter. Sementara pembebasan tanah telah dilakukan sejak tahun 2023. Seluruh kriteria yang disyaratkan sudah memenuhi Detail Engineering Design (DED),” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi ruas jalan Rumbai–Muaro Tais memang sudah sangat mendesak untuk diperbaiki. Dari total panjang 7,4 km, hanya sekitar 300 meter yang sudah berhotmix, sementara 1,5 km masih berupa lapen yang rusak. Selebihnya berupa kerikil dan tanah, bahkan terdapat titik rawan longsor.
“Syukurnya, usulan yang kita masukkan ke dalam aplikasi SiTIA Kementerian PU dengan nilai Rp35 miliar diakomodir sepenuhnya oleh pemerintah pusat,” kata Zulham.
Dengan terealisasinya pembangunan jalan ini, masyarakat Muaro Tais berharap akses transportasi semakin lancar dan mampu mendongkrak perekonomian wilayah Mapattunggul serta sekitarnya. (Nurman)
