Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Padang menggelar Workshop Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pendidikan) pada Rabu, 19 November 2025, bertempat di Auditorium Prof. Kamaluddin FEB UNP. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari berbagai program studi di lingkungan fakultas, terutama dari Departemen Manajemen.
Sebagai penyelenggara, Ketua Departemen Manajemen, Dr. Syahrizal, SE., M.Si, menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, khususnya AI, kini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari di dunia pendidikan. Ia berharap workshop ini mampu membuka wawasan dosen untuk memanfaatkan teknologi secara lebih optimal. “AI tidak bisa dipungkiri dan harus dimanfaatkan, selama dalam koridor etik. Semoga melalui kegiatan ini, pemanfaatan AI dapat semakin mendorong pelaksanaan Tri Dharma, terutama dalam meningkatkan produktivitas karya ilmiah dosen,” ujarnya.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FEB UNP, Dr. Marwan, M.Si. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai relevan dengan kebutuhan akademik masa kini. Ia menekankan bahwa meskipun AI menawarkan banyak kemudahan, penggunaannya tetap harus mengedepankan Akal Insani (AI). “AI sangat penting, namun tetap harus digunakan secara hati-hati. AI itu ibarat pisau bermata dua. Jangan 100% percaya dengan AI, tetap harus ada verifikasi dan tanggung jawab manusia,” tegasnya.
Materi disampaikan oleh Dr. Agariadne Dwinggo Samala, S.Kom., M.Pd.T, pakar AI dan dosen Depar temen Teknik Elektronika UNP. Dalam paparannya, ia membahas pemanfaatan generative AI dalam penulisan ilmiah modern, termasuk manfaatnya dalam membantu drafting, penyuntingan, hingga peng organisasian naskah. Ia juga menjelaskan berbagai risiko seperti hallucination, bias, dan fake citations, serta menekankan pentingnya transparansi dan etika dalam penggunaannya. AI, menurutnya, harus ditempatkan sebagai asisten yang membantu proses berpikir, bukan sebagai pengganti peneliti.
Workshop ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Melalui kegiatan ini, FEB UNP berharap para dosen semakin mampu memanfaatkan AI secara tepat, etis, dan produktif dalam kegiatan pembelajaran maupun penulisan ilmiah. (OT)
