Dermaga Pulau Angso Duo mengalami kerusakan berat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Kota Pariaman. Kerusakan ini berdampak langsung pada akses utama menuju Pulau Angso Duo yang merupakan destinasi wisata unggulan dan ikon pariwisata Kota Pariaman.
Selain Dermaga Pulau Angso Duo, kerusakan juga terjadi di Dermaga Apung Pantai Gandoriah dan Mushalla Katik Sangko Pulau Angso Duo dimana atap dan plafonnya mengalami kerusakan diterpa badai.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, menyampaikan bahwa dermaga Pulau Angso Duo memiliki peran strategis sebagai sarana transportasi utama bagi wisatawan dan masyarakat. Kerusakan tersebut mengganggu mobilitas pengunjung dan berpotensi menurunkan tingkat kunjungan wisata.
“ Dermaga Pulau Angso Duo mengalami kerusakan berat akibat bencana hidrometeorologi. Pulau ini merupakan destinasi unggulan Kota Pariaman yang menjadi daya tarik utama wisatawan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat ,” ujar Ferialdi.
Ia menambahkan, Pulau Angso Duo selama ini memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pari wisata dan pendapatan masyarakat, mulai dari pelaku transportasi laut, pedagang, hingga pelaku usaha jasa wisata. Kondisi dermaga yang rusak berat membutuhkan penanganan segera agar tidak menimbulkan risiko keselamatan.
“ Kami sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat dalam bentuk alokasi anggaran reha bilitasi dan rekonstruksi dermaga Pulau Angso Duo. Infrastruktur ini sangat vital untuk menjamin keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan pariwisata di Kota Pariaman ,” tambahnya.
Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen untuk segera melakukan langkah-langkah pemulihan sesuai ke wenangan daerah, namun mengingat skala kerusakan dan keterbatasan anggaran daerah, dukungan pe merintah pusat menjadi hal yang sangat diperlukan agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjuta( * RK)
