--> Usai Dilantik, Kadis DPM Pasaman Langsung Konsolidasi Internal: Sinyal Awal Penguatan Tata Kelola Nagari - Realita Kini

Photo pelantikan Kadis DPM Kabupaten Pasaman, Teddy Martha di Lantai III Kantor Bupati Pasaman 
Realitakini.com -- Pasaman 
Langkah cepat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Teddy Martha, yang langsung melakukan konsolidasi internal sesaat setelah dilantik oleh Bupati Pasaman pada Kamis (8/1/2026). Dinilai sebagai sinyal awal penguatan tata kelola organisasi dan penegasan arah kebijakan pemberdayaan nagari ke depan.

Rapat koordinasi yang diikuti seluruh pejabat struktural dan ASN DPM Pasaman di Aula Kantor DPM tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi ruang penegasan visi kerja, penyatuan persepsi, serta evaluasi awal terhadap peran strategis DPM dalam mendukung  penyelenggaraan pemerintahan nagari.

Teddy Martha  dalam arahannya menyampaikan, DPM sebagai OPD kunci dalam memastikan kualitas penyelenggaraan pemerintahan nagari, bukan hanya dari sisi administratif, tetapi juga dari aspek efektivitas pembangunan dan dampak langsung bagi masyarakat.

“Optimalisasi fungsi fasilitasi, pendampingan, dan evaluasi pemerintahan nagari harus menjadi prioritas, agar setiap kebijakan dan program benar-benar berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pendekatan ini menunjukkan penekanan pada perubahan cara kerja, dari sekadar rutinitas administratif menuju kinerja yang berbasis hasil (outcome). 

Teddy Martha juga menekankan pentingnya membangun soliditas internal sebagai fondasi utama organisasi.

Menurutnya, kolaborasi, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap institusi menjadi prasyarat agar DPM mampu menjalankan mandat strategisnya secara optimal di tengah tantangan dinamika nagari dan keterbatasan sumber daya.

Sejalan dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Teddy Martha menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik harus menjadi wajah utama DPM Pasaman. Disiplin aparatur, lanjutnya, bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Pelayanan harus cepat, tepat, ramah, dan transparan. Itu bukan slogan, tetapi standar kerja yang wajib kita jaga bersama,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pembenahan awal, Teddy Martha juga menekankan pentingnya penataan internal melalui pengecekan aset, pembenahan sarana pendukung, serta penataan lingkungan kerja. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya kerja yang tertib, profesional, dan produktif.

Di akhir arahannya, Teddy Martha mengajak seluruh jajaran DPM Pasaman untuk membangun kerja kolektif dan saling menguatkan, sebagai satu tim yang memiliki tujuan bersama, yakni mendukung terwujudnya Visi Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan melalui penguatan nagari sebagai basis pembangunan daerah.(Nurman)

 
Top