--> Walikota Solok Tegaskan Dukungan Penuh Pengembangan Paralayang Di Puncak Bidadari - Realita Kini

Realitakini.com-Kota Solok
Walikota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) Solok dalam mendukung pengembangan olahraga paralayang, sekaligus mendorong kawasan wisata unggulan daerah menjadi pusat sport tourism.

Komitmen tersebut disampaikan Walikota Solok saat menerima kunjungan Tim Pemantau Calon Venue Cabang Olahraga Paralayang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan pemantauan berlangsung di Panorama Alam Bukik Garunun Payo yang dikenal dengan nama Puncak Bidadari, salah satu ikon wisata unggulan Kota Solok yang terletak di kawasan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah.

Dengan bentang alam yang indah serta karakter geografis yang mendukung, lokasi tersebut dinilai me miliki potensi besar untuk menjadi arena olahraga prestasi cabang paralayang pada Porprov Sumbar mendatang.

Monitoring venue dilakukan langsung oleh Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Sumbar, Letkol Sus Firdaus, S.Ag, MM, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Lanud Sutan Sjahrir, bersama Ketua KONI Sumbar Hamdanus, S.Fil.I, M.Si, serta rombongan.

Sementara itu, Walikota Solok dalam kegiatan tersebut didampingi Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, Asisten III Zulbatrin, Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon, serta pengurus Cabang Olahraga Paralayang Kota Solok.

Dalam kesempatan itu, Walikota Ramadhani Kirana Putra menyampaikan bahwa Puncak Bidadari Bukik Garunun memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik dari sisi panorama alam maupun karakter anginnya yang mendukung olahraga dirgantara.

“Jika ditetapkan sebagai venue Porprov Sumatera Barat untuk cabang paralayang, ini akan menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi Kota Solok untuk mengembangkan sport tourism,” ujar Ramadhani Kirana Putra.

Ia menegaskan, Pemko Solok siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitasi, infrastruktur pendukung, maupun promosi, agar kawasan tersebut tidak hanya menjadi lokasi kompetisi, tetapi juga destinasi olahraga dan wisata yang berkelanjutan.

Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan pemerintah daerah, Puncak Bidadari diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi atlet paralayang dan wisatawan, sekaligus mengangkat nama Kota Solok di kancah olahraga dan pariwisata Sumbar. (Sy)
 
Top