Bupati Luwu Patahudding menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ merupakan agenda keagamaan yang strategis dalam membangun generasi Qur'ani, yakni generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan-hari sehari-hari.
“MTQ bukan sekedar ajang lomba, tapi juga sarana syiar Islam, media pendidikan umat, serta mo mentum untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup,” ujar Patahudding.
MTQ XXXIV tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur'ani yang Berkeadaban, Moderat, Menuju Luwu yang Unggul dan Berkarakter.” Pemerintah Kabupaten Luwu, kata dia, memberikan- dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun-- masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman demi terwujudnya Luwu yang maju dan unggul.
Ketua Panitia Pelaksana, Ahyar Kasim, menjelaskan bahwa MTQ bertujuan sebagai salah satu syiar agama Islam dan sarana mewujudkan pengamalan Al-Qur'an secara menyeluruh di tengah masyarakat Kabupaten Luwu. Selain itu, kegiatan ini menjadi arena penyaringan qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah , murattil dan murattillah terbaik untuk mewakili Kabupaten Luwu pada MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dilaksanakan pada bulan April 2026 di Kabupaten Maros.
“MTQ juga diharapkan dapat mempererat dan menjaga kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Luwu, khususnya di Kecamatan Ponrang ini,” jelasnya.
Sebanyak 525 peserta dari 22 kafilah yang mewakili 22 kecamatan se-Kabupaten Luwu ambil bagian dalam MTQ XXXIV ini, dengan jumlah penggembira diperkirakan mencapai kurang lebih 30.000 orang. meliputi 24 cabang lomba putra dan putri yang terdiri atas 48 golongan dipertandingkan, dengan dukungan 37 orang dewan hakim.
Turut hadir Wakil Bupati Luwu, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Luwu, ForkopimdaKabupaten Luwu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, para camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Luwu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu beserta jajaran, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu beserta jajaran, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Bupati berharap melalui MTQ XXXIV ini akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah terbaik yang tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Luwu.
