--> Dipimpin Wali Kota Hendri Arnis Jadikan Pasar Pusat Kian Tertib, Nyaman, dan Ramai Pengunjung - Realita Kini

Realitakini.com - Padang Panjang
Aktivitas perdagangan di Pasar Pusat Padang Panjang semakin meningkat menjelang Hari RayaIdulfitri. Penataan yang dilakukan Pemerintah Kota dengan menempatkan seluruh pedagang ke dalam area pasar dinilai memberikan dampak positif nyata terhadap kenyamanan pengunjung dan meningkatnya transaksi jual beli.

Kondisi ini terlihat ketika Wali Kota Hendri Arnis meninjau langsung suasana pasar pada Selasa malam (10/3/2026). Memasuki H-10 Lebaran, masyarakat mulai memadati pasar untuk berbelanja kebutuhan hari raya, sehingga suasana pasar tampak hidup dan bergairah.

Penataan pasar yang lebih tertib mendapat respons positif dari pedagang. Dengan area berjualan yang Lebih rapi, pengunjung merasa lebih nyaman, dan aktivitas perdagangan pun perlahan kembali meng geliat.

Dinda, pedagang tekstil di Lantai III Blok A, mengaku bersyukur karena pembeli mulai berdatangan.Me nurutnya, kondisi pasar kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Hal serupa disampaikanMansyur ,pe dagang pakaian anak-anak, yang menilai penataan oleh Pemko membuat pasar lebih nyaman dan tertib.

Ahmad Rido, pemilik toko sepatu di Lantai II Blok A, juga merasakan meningkatnya jumlah pengun- jung. Ia menilai bahwa kebijakan memasukkan pedagang musiman ke dalam gedung pasar memberikan efek positif bagi semua pelaku usaha. Apresiasi yang sama datang dari Afandi, pedagang musiman kaos koko, yang berharap pembenahan ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Dani, pedagang jersey, me nilai penataan kali ini benar-benar membuat pasar lebih rapi dan menarik bagi pengunjung.

Dalam peninjauan itu, Wako Hendri Arnis menegaskan bahwa penataan pasar merupakan bagian dari komitmen Pemko untuk menghidupkan kembali pusat perekonomian masyarakat. Ia ingin memastikan Pasar Pusat benar-benar menjadi ruang publik yang teratur, bersih, dan nyaman bagi semua.

“Kita ingin Pasar Pusat ini benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan pasar yang tertata rapi dan pedagang berada di dalam, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja,” ujarnya.

Hendri juga mengajak pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kebersih an area pasar sehingga aktivitas perdagangan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para pelaku usaha.

Sebelumnya, pada Senin malam (9/3/2026), Wali Kota kembali memimpin langsung penertiban pe dagang musiman nonkuliner dan parkir liar yang masih ditemukan mengganggu akses jalan.

Peninjauan ini dilakukan karena masih terdapat pedagang yang berjualan di pinggir jalan serta kendara an yang parkir sembarangan sehingga menghambat arus masuk ke kawasan pasar. Hendri menegaskan bahwa pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi tidak boleh semrawut.

“Pasar adalah jantung aktivitas ekonomi. Karena itu kawasan ini tidak boleh menggunakan badan jalan untuk berjualan,” tegasnya.

Pemerintah Kota telah menyediakan kios-kios di Gedung Pasar Pusat bagi pedagang musiman, lengkap dengan mekanisme pendaftaran dan pengundian lokasi untuk memastikan proses penempatan berjalan adil dan transparan. Namun masih ada pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan, sehingga pe nertiban harus dilakukan kembali secara humanis namun tegas.

Hendri menjelaskan bahwa Pemko tidak pernah melarang masyarakat berdagang. Namun tata kelola yang baik diperlukan agar aktivitas ekonomi tidak mengganggu ketertiban umum maupun kenyamanan masyarakat. Penataan ini menjadi penting karena aktivitas jual beli meningkat signifikan menjelang Lebaran, terutama pada malam hari.

Selain pedagang, penertiban juga menyasar parkir liar yang kerap memakan badan jalan dan menyebab kan kemacetan. Menurut Hendri, penataan parkir adalah bagian penting dalam memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman.

Aksi penataan ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan turun langsung ke lapangan. Ke hadiran Wako pada malam hari menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan masalah secara langsung dan tidak hanya mengandalkan laporan.

Sehari sebelumnya, pada Ahad malam (8/3/2026), Hendri kembali meninjau penataan pedagang musim an. Dalam kesempatan itu, ia menemukan sejumlah pedagang nonkuliner yang masih berjualan di= pinggir jalan meskipun telah diberikan imbauan.

Ia mengingatkan bahwa kios yang disediakan Pemko merupakan tempat berjualan yang lebih layak, tertata, dan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun ruang publik. Penataan ini ditujukan untuk me mastikan Pasar Pusat tetap nyaman bagi masyarakat, terlebih menjelang meningkatnya kebutuhan be lanja Ramadan dan Idulfitri.

“Kami tetap mendukung para pedagang, termasuk pedagang musiman. Namun tentu harus melalui penataan yang lebih rapi sehingga kawasan pasar tetap nyaman bagi masyarakat,” ujar Hendri.

Ia mengajak seluruh pedagang untuk mematuhi aturan dan bergandengan tangan dengan Pemko dalam menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan Pasar Pusat.

Turut mendampingi Wali Kota dalam berbagai peninjauan tersebut Wakil Wali Kota Allex Saputra, Pj Sekda Wita Desi Susanti, para asisten, dan kepala OPD terkait. Kehadiran jajaran lengkap ini menegas kan bahwa penataan pasar merupakan agenda prioritas Pemko.

Dengan langkah yang sistematis, tegas, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan komitmen kuat menghadirkan pusat perdagangan yang tertib, modern, dan nyaman. Penataan berkelanjutan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis terus menghadirkan perubahan nyata bagi kemajuan kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 
Top