--> MDA Hadiri Undangan Satgas Percepatan Investasi Bahas Dinamika Lingkar Tambang - Realita Kini

Realitakini.com-Luwu
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar kegiatan koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Inves tasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA guna membahas dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang. 1 Maret 2026 

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah Satgas dalam memastikan stabilitas sosial dan keberlanjutan investasi tetap terjaga di Kabupaten Luwu melalui penguatan koordinasi lintas sektor. 

Dalam forum tersebut, Moh. Arsal Arsyad, Kepala Bappelitbangda sekaligus Sekretaris  SatgasPercepat  an Investasi, menegaskan bahwa dinamika di lingkar tambang harus  disikapi secara cepat dan terkoor dinasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.  

“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondas inya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujar Arsal. 

Ia menambahkan bahwa peran Satgas bukan hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha  dan kepentingan masyarakat sekitar. 

Dalam kesempatan tersebut, unsur Pokja dan perwakilan Human Capital dari masing-masing kontraktor MDA turut menyampaikan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan , khususnya terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat. 

Berbagai masukan konstruktif dihimpun sebagai bagian dari upaya merumuskan  solusi bersama yang lebih sistematis dan terkoordinasi. Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan bahwa perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut. Namun ia me- negaskan bahwa secara realistis jumlah lowongan yang tersedia tidak akan pernah  dapat memenuhi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada di sekitar wilayah proyek. 

“Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia terbatas dan tidak mungkin  mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan terstruktur serta memastikan proses rekrutmen yang transparan,” ujar Erlangga. 

Ia menambahkan bahwa kontribusi MDA bagi daerah tidak hanya diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung. Investasi yang berjalan juga mendorong  perputaran ekonomi melalui keter libatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta  penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional. 

“Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh, kemitraan dengan usaha lokal, serta Program Pengembangan dan  Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi  dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya. 

Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan langkah konkret guna  memperkuat koordinasi lintas OPD dan Pokja, serta memastikan setiap dinamika yang muncul dapat segera d irespons secara cepat dan terukur demi menjaga stabilitas wilayah dan keberlanjutan investasi ( SY- RK)
 
Top