Komitmen mengembangkan atlet domino terus ditunjukkan ORADO (Olahraga Domino Indonesia) Kota Blitar melalui gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ORADO Kota Blitar 2026. Kegiatan ini berlangsung di Istana Gebang pada Minggu, 29 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian “Road to Kejurprov Jatim”.
Kejurcab ini menjadi langkah strategis dalam menjaring atlet-atlet terbaik yang akan dipersiapkan me nuju kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional. Sebanyak 26 peserta atau 13 pasangan ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung kompetitif dan penuh semangat.
Ketua ORADO Kota Blitar, M. Hardita Magdi, yang akrab disapa Mas Dito menegaskan, bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk keseriusan organisasi dalam membina dan mengem bangkan potensi atlet domino di daerah.
“Kejurcab ini adalah wadah bagi para penggemar domino sekaligus momen penting untuk menyeleksi atlet terbaik. Mereka nantinya akan kita dorong untuk berlaga di kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, olahraga domino kini telah berkembang dan mengalami peningkatan citra di tengah masyarakat. Tidak lagi sekadar permainan “gaple” di pos ronda, domino telah menjadi olahraga yang mengedepankan strategi, ketelitian, serta konsentrasi tinggi.
“Domino adalah olahraga otak dan mental. Dibutuhkan strategi yang matang dan ketelitian, sehingga ini menjadi olahraga yang kompetitif dan layak dikembangkan,” jelasnya.
Mas Dito juga mengapresiasi dukungan panitia dan sponsor yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap kejuaraan ini mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga domino sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Selain itu, pihaknya juga menaruh harapan besar agar cabang olahraga domino segera mendapatkan pe ngakuan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), mengingat struktur organisasi ORADO telah terbentuk dari pusat hingga daerah.
“InsyaAllah setelah kejuaraan nasional nanti, domino bisa segera dinaungi KONI,” tambahnya. Seme ntara itu, Sekretaris Pengprov ORADO Jawa Timur, Esti Nalurani turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurcab ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bukti keseriusan ORADO Kota Blitar dalam menghadirkan kompetisi yang profesional.
“Kejurcab ini menunjukkan bahwa ORADO serius membangun sistem pembinaan atlet. Harapannya, dari Kota Blitar akan lahir perwakilan Jawa Timur yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkap nya.
Dengan digelarnya Kejurcab ORADO Kota Blitar 2026, diharapkan muncul bibit-bibit atlet unggulan yang siap membawa nama daerah ke kancah yang lebih tinggi, sekaligus menjadikan domino sebagai olahraga yang semakin diakui dan diminati masyarakat luas. (Ed)
