Realitakini.com Tanah Datar
Suasana hangat menyelimuti Gazebo Indojolito pada Rabu (18/3/2026), saat puluhan perantau yang ter gabung dalam Ikatan Keluarga Talang Tangah (IKTT) disambut secara resmi oleh Pemerintah Kab paten Tanah Datar. Para perantau ini pulang ke Nagari Talang Tangah, Kecamatan Sungai Tarab, untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama sanak keluarga.
Acara penyambutan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, Ketua DPRD Anton Yondra, Camat Sungai Tarab Mulkhairi, serta Wali Nagari Talang Tangah beserta jajaran terkait.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Randi Eka Saputra, mengungkapkan rasa bangganya atas kesediaan peme- rintah daerah menyambut kepulangan mereka. "Menjadi kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami disambut di Indojolito oleh Bapak Bupati.
"Semoga ke depan jalinan silaturahmi kita semakin erat," tuturnya. Senada dengan itu, Ketua IKTT Jabodetabek, Dulmius, menjelaskan bahwa rombongan yang hadir merupakan gelombang awal. Ia menyebutkan mayoritas warga Talang Tangah di perantauan berprofesi sebagai pedagang, sehingga banyak yang baru bisa bertolak ke kampung halaman tepat setelah pelaksanaan Shalat Idul Fitri.
Menurut Dulmius, selama berada di kampung halaman, para perantau telah menyusun serangkaian agenda besar, di antaranya:
Penyambutan resmi di tingkat Nagari.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjamaah.
Musyawarah Besar (Mubes) anak rantau se-Nusantara.
Tablig Akbar sebagai sarana penguatan spiritual.
Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menekankan bahwa kepulangan perantau bukan sekadar ritual mudik, melainkan memiliki dampak ekonomi yang masif bagi daerah.
"Perantau merupakan aset yang turut membantu pembangunan di kampung halaman. Melalui pengiriman uang (remitansi) maupun belanja langsung di pasar-pasar lokal, perputaran ekonomi di Tanah Datar bisa mencapai angka triliunan rupiah selama musim mudik ini," jelasnya.
Dalam arahannya, Bupati Eka Putra menyampaikan selamat datang dan rasa terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari masyarakat Talang Tangah, baik yang berada di kampung maupun di perantauan. Ia mengenang hubungan baik yang telah terjalin sejak sebelum ia menjabat hingga memasuki periode kedua kepemimpinannya.
Bupati berharap para perantau dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan nagari. Beliau juga menitipkan pesan agar para perantau menjadi penyejuk di tengah masyarakat.
"Saya harap Bapak dan Ibu perantau terus menjalin hubungan baik. Jadilah bagian dari solusi jika terdapat masalah di nagari, bukan malah sebaliknya. Saya doakan IKTT semakin kompak dan jaya dalam pekerjaan masing-masing," pungkas Eka Putra. (**)
Mailis J
