– Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program strategis Pemerintah Pusat terkait swasembada pangan. Pada Jumat (17/04/2026), Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., memimpin langsung kegiatan penanaman jagung simbolis untuk Kuartal II Tahun 2026 yang bertempat di Ladang Laweh, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan.
Dalam kegiatan ini, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Tanah Datar, Kompol Imam Khalid, S.H., serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Datar, di antaranya Kabag SDM Kompol Marijhon, Kasat Lantas AKP Andri Perkasa, SH, MH, Kasat Samapta AKP Irwan Ali, Kasi Humas AKP Jondriadi, dan Kapolsek Rambatan AKP Saiful Anwar, SH beserta jajaran. Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar serta perwakilan dari Bank BRI sebagai mitra pendukung dan kelompok tani binaan polres Tanah Datar
Penanaman secara simbolis diawali oleh Kapolres, diikuti oleh Wakapolres, Kapolsek, pihak perbankan, dan kelompok tani binaan program swasembada jagung Polres Tanah Datar.
Dalam sambutannya, AKBP Dr. Nur Ichsan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak Polri di seluruh Indonesia untuk menyukseskan program Presiden RI dalam mencapai swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
"Kegiatan ini adalah langkah nyata Polri dalam mendukung penuh program Presiden RI. Penanaman jagung Kuartal II ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah," ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa program ini mengedepankan kolaborasi dengan kelompok tani lokal serta pemanfaatan lahan-lahan produktif maupun lahan tidur yang ada di wilayah hukum Polres Tanah Datar.
Sasaran Utama: Pemberdayaan kelompok tani dan masyarakat sekitar.
Pemanfaatan Lahan: Mengonversi lahan mati menjadi lahan produktif yang menghasilkan nilai ekonomis.
Keterbukaan: Polres membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat atau kelompok tani yang ingin bergabung dalam program pembinaan ini.
"Kami tidak membatasi siapapun. Bagi masyarakat atau kelompok tani yang ingin ikut serta dalam kegiatan swasembada ini, kami sangat terbuka. Tujuannya satu, yakni meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memastikan ketersediaan pangan kita tetap terjaga," pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung di Ladang Laweh ini berjalan lancar dan penuh antusiasme, menandai sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sektor perbankan, dan masyarakat dalam membangun kemandirian pangan di Kabupaten Tanah Datar. (MailisJ)
