--> Kemeriahan Pacu Jawi Di Nagari Sawah Tangah Pariangan Masuki Pekan Ketiga - Realita Kini


Realitakini.com Tanah Datar 
– Tradisi budaya kebanggaan masyarakat Tanah Datar, Pacu Jawi, kembali menyedot perhatian publik. Memasuki pekan ketiga pelaksanaannya di Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, suasana di lokasi kegiatan terpantau sangat ramai dan meriah pada Sabtu (04/04/2026).

​Camat Pariangan, A. Mirza Aziz, mengonfirmasi bahwa antusiasme masyarakat dan peserta terus meningkat seiring mendekatnya akhir rangkaian acara.

​Dalam keterangannya kepada awak media di lokasi kegiatan, Mirza Aziz menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari rangkaian panjang yang telah dijadwalkan selama sebulan penuh.

​"Ini adalah minggu ketiga pelaksanaan Pacu Jawi di Nagari Sawah Tangah. Artinya, tinggal dua kali putaran lagi sebelum berakhir atau mencapai puncaknya pada tanggal 18 April 2026 mendatang," ujar A. Mirza Aziz.

​Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak nagari dan panitia terus diperkuat untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan pengunjung hingga hari penutupan nanti.

​Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, area persawahan yang menjadi lintasan balap dipadati oleh ribuan penonton, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Sorak-sorai penonton pecah setiap kali sepasang sapi yang dikendalikan joki melesat di atas lumpur.

​Tidak hanya jumlah penonton yang membludak, jumlah sapi yang didaftarkan oleh para pemilik ternak (tuo polo) juga meningkat signifikan dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Hal ini menambah daya tarik kompetisi, mengingat Pacu Jawi bukan sekadar ajang kecepatan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk meningkatkan harga jual sapi di pasaran.

​Kemeriahan ini juga membawa berkah bagi pedagang kecil dan UMKM di sekitar Nagari Sawah Tangah. Lapak-lapak kuliner tradisional tampak dipenuhi pembeli, yang menunjukkan bahwa event budaya seperti Pacu Jawi sukses menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kecamatan Pariangan.

​Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung keseruan tradisi ini, panitia masih menyisakan dua putaran sabtu berikutnya sebelum berakhir di pertengahan April nanti. (MJ) 
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top