--> Pengusulan Djamaludun Adinegoro Jadi Pahlawan Nasional, Diseminarkan - Realita Kini


Realitakini.com, Sawahlunto - Dalam upayanya mendorong tokoh Pers Nasional Djamaludin Adinegoro menjadi pahlawan nasional, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat menggelar seminar di Aula hotel Saka Heritage Ombilin Sawahlunto, Rabu (29/4).

Menurut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Jumadi, seminar ini bertujuan untuk untuk menggali, memperkaya narasi sejarah nasional, serta menyoroti peran penting Adinegoro dalam kemerdekaan Republik Indonesia.

"Dari tokoh ini, kita banyak belajar. Untuk itu, kita patut bersyukur dan mendoakan beliau yang telah membangun mental dan generasi berakhlak," ujarnya.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, sebut Jumadi, kita telah beberapa kali mengusulkan dan memperjuangkan tokoh kita Djamaludin Adinegoro menjadi Pahlawan Nasional. 

"Dan semoga kali ini usaha kita  akan berhasil, mengantarkan Tokoh pers Jamaludin Adinegoro menjadi pahlawan nasional," harapnya 

Untuk itu, imbuh dia, mari kita pererat dan solidkan perjuangan kita.

"Seminar ini bukan sekedar seminar, tetapi secara substansi mendorong unntuk tetap optimis meningkatkan literasi," terangnya.

Lebih jauh Jumadi juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan anggota komisi V DPRD Provinsi Sumbar, Neldaswenti melalui pokok pikiran untuk memperkuat usulan agar Djamaluddin Adinegoro ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. 

Dalam kesempatan itu, anggota komisi V DPRD Sumbar Ir. Hj. Neldaswenti, M.Si, mengatakan bahwa Pers memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan. 

"Untuk itu, sudah seharusnya kita mendorong Djamaludin Adinegoro menjadi Pahlawan Nasional," ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanli Abdams yang hadir mewakili Walikota mengatakan, dengan adanya seminar ini, merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Sawahlunto.

Seminar ini merupakan upaya untuk memperjuangkan Djamaludin Adinegori menjadi Pahlwan Nasional.

"Untuk nama jalan Djamaludin Adinegori di kota Sawahlunto,  sudah diusulkan oleh bagian hukum, untuk diproses. Mari kita bersama sama mengupayakan agar semuanya bisa terwujud," pungkasnya.

Usai opening ceremony, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari 3 narasumber, yaitu  Wannofri Samry yang memaparkan tentang persiapan akademik pengusulan Adinegoro sebagai pahlawan nasional, Basril Basyar yang mengulas jejak pemikiran Adinegoro, serta Hasril Chaniago yang membahas strategi mengangkat tokoh nasional menjadi pahlawan nasional, yang dipandu oleh Ketua PWI Sawahlunto, Indra Yosef Datmi. (ap)

 
Top