Ketua DPR RI, Puan Maharani, memberikan solusi cerdas bagi para pelaku usaha kecil (UMKM) yang sedang pusing menghadapi kenaikan harga plastik. Sejak April 2026, harga plastik melonjak tajam antara 30% hingga 80%, yang tentu saja memberatkan modal usaha.
Sebagai jalan keluar, Puan menyarankan masyarakat untuk melirik kembali kekayaan alam kita, yaitu menggunakan kemasan alami seperti daun pisang atau daun jati.
Kenapa Harus Beralih ke Daun?
Menurut Puan, ada tiga keuntungan besar jika UMKM mulai meninggalkan plastik dan beralih ke daun:
Jauh Lebih Hemat:
--Daun pisang dan daun jati sangat mudah ditemukan dan harganya jauh lebih murah. Ini bisa membantu
menekan biaya operasional yang membengkak gara-gara harga plastik yang mahal.
--Aroma Lebih Sedap: Selain tampilannya yang estetik dan tradisional, kemasan daun memberikan aroma
khas yang bikin makanan jadi lebih menggugah selera pelanggan.
-- Sayang Lingkungan: Ini adalah momen yang pas untuk mengurangi sampah plastik. Dengan kembali ke
kearifan lokal, kita ikut menjaga bumi dari polusi.
Dukungan Pemerintah
Puan juga meminta kementerian terkait untuk tidak tinggal diam. Beliau mendorong adanya kolaborasi nyata untuk membantu para pelaku usaha dalam menyediakan alternatif kemasan ini secara mudah dan massal.
"Krisis harga plastik ini justru jadi peluang bagi kita untuk kembali ke cara-cara alami yang lebih sehat dan ramah kantong," ungkap Puan.
Kesimpulannya: Balik ke daun bukan berarti mundur, tapi langkah pintar untuk bertahan di tengah mahal nya harga plastik sambil tetap melestarikan tradisi nusantara. (* RK)
