Teks Foto, Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati Parulian saat memberi motivasi pada siswa yang mengikuti tes seleksi Paskibraka 2026 di Kabupaten Pasaman, yang telah memasuki hari ketiga pelaksanaan
Realitakini.com Pasaman
Kabupaten Pasaman terus melaksanakan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Memasuki hari ketiga, seleksi telah mencapai tahap tes samapta yang diikuti puluhan siswa dari berbagai
sekolah di daerah tersebut.
Di tengah jalannya seleksi, Welly Suhery bersama Parulian hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan. Kehadiran keduanya menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta yang tengah berjuang menunjukkan kemampuan terbaik.
“Anak-anak yang mengikuti seleksi ini adalah calon pasukan Paskibraka yang menjadi kebanggaan sekolah dan daerah secara umum,” ujar Bupati Welly dalam arahannya, Rabu (15/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kedisiplinan serta kondisi fisik dan mental yang prima menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan peserta. Para siswa diminta menjaga kesehatan, pola makan, serta menerapkan gaya hidup sehat selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi.
“Ikuti proses dengan tertib dan disiplin. Jaga kesehatan, jaga pola makan, serta terapkan pola hidup sehat,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan para peserta untuk bijak dalam menggunakan teknologi, khususnya gadget, agar tidak mengganggu fokus belajar dan latihan.
“Jangan lupa waktu dengan gadget. Jadilah pelajar yang produktif dalam menimba ilmu,” pesannya.
Diketahui, seleksi Paskibraka tahun 2026 Kabupaten Pasaman awalnya diikuti oleh 149 siswa. Setelah melalui berbagai tahapan, kini tersisa 70 peserta yang akan terus diseleksi hingga terpilih 35 siswa terbaik untuk tingkat kabupaten.
Selain itu, empat peserta terbaik juga akan dipersiapkan untuk mewakili Pasaman pada seleksi Paskibraka tingkat provinsi.
Proses seleksi dijadwalkan terus berlanjut dengan tahapan penilaian yang ketat, guna menghasilkan putra-putri terbaik yang siap mengemban tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. (Nurman).
_compress21.jpg)