– Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, melakukan kunjungan silaturahmi dengan keluarga besar Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kabupaten Bungo di Komplek Rumah Dinas Bupati Bung provinsi Jambi, Senin (20/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Tanah Datar ini disambut hangat oleh Bupati Bungo, H. Dedy Putra, SH, M.Kn, beserta jajaran Forkopimda setempat.
Acara yang mengusung tema "Satukan Niat Bersihkan Hati Pererat Silaturahmi Sesama Kita" ini menjadi momentum penguatan ikatan batin antara masyarakat perantau Tanah Datar dengan pemerintah daerah di perantauan.
Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa kunjungannya bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan bentuk perhatian mendalam terhadap warga Tanah Datar yang telah lama menetap dan berkontribusi di Kabupaten Bungo.
"Secara geografis, Sumatera Barat dan Jambi, khususnya Bungo, adalah wilayah bertetangga. Ada ikatan batin yang kuat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bungo yang telah menerima warga kami dengan sangat baik," ujar Eka Putra.
Beliau juga berpesan agar para perantau tetap memegang teguh prinsip “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Eka Putra menekankan pentingnya menjaga jati diri budaya asal sambil tetap beradaptasi dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bungo.
"Budaya dan adat istiadat adalah jati diri yang harus dilestarikan, baik di ranah maupun di rantau, agar tetap menjadi pedoman hidup sehari-hari," tambahnya.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bungo
Senada dengan hal tersebut, Bupati Bungo Dedy Putra menyambut baik kehadiran rombongan dari Tanah Datar. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bungo merupakan daerah yang heterogen dan inklusif bagi semua suku bangsa.
"Kami sangat terbuka. Siapapun boleh tinggal dan menetap di sini, yang terpenting situasi aman, nyaman, dan bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah," kata Dedy Putra.
Dedy juga memuji kekompakan warga IKTD di Bungo yang dinilai mampu beradaptasi dengan sangat baik tanpa melupakan akar budaya mereka. Selain itu, ia mengajak para perantau yang sukses untuk ikut berinvestasi, mengingat Pemkab Bungo memberikan kemudahan perizinan demi kemajuan ekonomi daerah.
Data Perantau
Sebelumnya, Ketua IKTD Kabupaten Bungo, Hardius, melaporkan bahwa saat ini tercatat lebih dari 800 Kepala Keluarga (KK) warga asal Tanah Datar yang menetap di Kabupaten Bungo. Mereka tersebar di berbagai profesi, mulai dari pedagang hingga pegawai pemerintahan.
"Acara ini bertujuan mempererat silaturahmi antar warga kita di rantau dengan Pemerintah Kabupaten Bungo maupun dengan pemerintah kampung halaman kita, Tanah Datar," lapor Hardius.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, anggota DPRD Tanah Datar Herman Sugiarto dan Adrijinil Simabura, pimpinan OPD terkait, Ketua Lembaga Adat Bungo, serta tokoh masyarakat lainnya. (MJ)
