Realitakini.com-Solok
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menegaskan budaya merupakan modal sosial strategis dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat melepas arak-arakan pawai budaya 74 nagari pada peringatan Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, di kawas an Kantor Bupati Solok, Senin (20/4/2026).
Pawai budaya yang diikuti perwakilan dari seluruh nagari tersebut menjadi ruang ek spresi kekayaan tradisiMinang kabauyang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat . Setiap nagari menampilkan identitas khas nya, mulai dari busana adat hingga keseni an tradisional.
Wagub Vasko menekankan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial sekaligus menjaga keberlanjutan adat dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Pawai budaya ini bukan hanya untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi men jadi momentum memperkuat kebersa maan sekaligus menjaga kearifan lokal. Inilah modal sosial yang harus terus kita rawat untuk mendorong kemajuan daerah,” ujar Vasko.
Dengan mengenakan pakaian adat Minang kabau, Wagub turut menunjukkan komit men pemerintah daerah dalam mendorong pelestarian budaya sebagai bagian integral dari pembangunan yang berkelanjutan.
Arak-arakan pawai dimulai dari Taman Hutan Kota Wisata Arosuka dan berakhir di Kantor Bupati Solok. Sepanjang rute, masyarakat disuguhi beragam atraksi budaya, seperti talempong, pupuik sarunai, gendang rabana, hingga gendang tambua. Partisipasi masyarakat juga terlihat dari keikutsertaan kaum ibu yang membawa joadah sebagai simbol kebersamaan dan tradisi gotong royong.
Keberagaman yang ditampilkan masing-masing nagari mencerminkan kuatnya nilai persatuan dalam bingkai adat dan budaya yang tetap terjaga di tengah di namika zaman.
“Kita melihat bagaimana adat dan budaya menjadi perekat sosial yang kuat. Ini ada lah modal dasar yang harus terus kita jaga dan kembangkan untuk mendukung pem bangunan daerah,” tambahnya.
Selain pawai budaya, rangkaian peringatan HUT ke-113 Kabupaten Solok juga dimeriah kan dengan Festival Kuliner yang meng hadirkan beragam makanan khas dari seluruh nagari. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk lokal,tetapi juga mendorong penguatan ekonomi ber basis budaya.
Turut hadir bersama Wagub dalam kegiat an tersebut sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Solok, di antaranya Bupati Solok, jajaran Forkopimda Kabupaten Solok, niniak mamak, serta bundo kanduang yang bersama-sama menyemarakkan perayaan hari jadi daerah. (adpsb/cen/bud)
