– Sebanyak lebih dari 100 mahasiswa Departemen Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Padang (UNP) melakukan kunjungan edukatif ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) untuk memperkuat pemahaman praktis mahasiswa mengenai tata kelola warisan budaya.
Rombongan mahasiswa tersebut tiba di Kantor BPK Wilayah III yang berlokasi di Jalan Sultan Alam Bagagar Syah, Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar pada Sabtu (02/05/2026).
Sambutan dan Sinergi Akademis
Kedatangan para calon sejarawan ini disambut langsung oleh perwakilan BPK Wilayah III, Aulia Rahman. Dalam sambutannya, pihak BPK mengapresiasi antusiasme mahasiswa UNP dalam mempelajari upaya pelestarian cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan secara langsung di lapangan.
Turut hadir mendampingi mahasiswa, sebanyak lima orang dosen pendamping dari Departemen Sejarah UNP. Kehadiran para akademisi ini bertujuan untuk memastikan relevansi antara teori yang diajarkan di ruang kelas dengan realita pelestarian budaya yang dikelola oleh lembaga negara.
Fokus Kegiatan KKL
Selama kunjungan, para mahasiswa diberikan pemaparan mendalam mengenai:
Tugas dan Fungsi BPK: Memahami peran BPK Wilayah III dalam pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya di Sumatera Barat.
Manajemen Pelestarian: Diskusi mengenai tantangan pelestarian benda bersejarah di era modern.
Observasi Lapangan: Melihat langsung mekanisme administrasi dan teknis dokumentasi objek bersejarah yang dikelola oleh balai.
"Kunjungan ini merupakan langkah krusial bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana sejarah tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga dijaga fisiknya melalui kebijakan dan tindakan nyata," ujar salah satu dosen pendamping di sela kegiatan.
Harapan Kedepan
Kegiatan KKL ini diharapkan dapat mencetak lulusan Pendidikan Sejarah yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu pelestarian kebudayaan di daerah. Sinergi antara UNP dan BPK Wilayah III ini diharapkan terus berlanjut guna mendukung riset dan edukasi sejarah di masa depan.
Kunjungan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga pelestarian kebudayaan. (MJ)
