Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman resmi mencanangkan sekaligus menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (15/6/2026).
Agenda tersebut menjadi tanda dimulainya pelaksanaan pendataan ekonomi secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman.Apel siaga diikuti ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), 310 petugas UMKM mitra, serta dua petugas UB organik yang akan bertugas melakukan pendataan di 12 kecamatan se-Kabupaten Pasaman.
Pencanangan SE2026 ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Pasaman Welly Suhery sebagai simbol dimulainya kegiatan pendataan lapangan.Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan terpercaya.
Menurutnya, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar utama dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Bupati mengatakan sensus ekonomi merupakan kegiatan fundamental yang akan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Pasaman.Ia menekankan pentingnya pendataan secara menyeluruh agar tidak ada informasi yang terlewat sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan.
“Sensus ekonomi ini sangat penting untuk memperoleh data yang akurat karena pendataan dilakukan secara door to door oleh petugas. Oleh karena itu, tidak boleh ada data yang terlewatkan agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujar Welly Suhery.
Selain mengingatkan petugas untuk menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas, Bupati juga menekankan bahwa kualitas dan akurasi data harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, pemerintah membutuhkan data yang valid dan terukur guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.
Bupati Welly juga mengajak seluruh ASN, OPD, camat, wali nagari, serta masyarakat untuk mendukung pelaksanaan SE2026. Ia meminta seluruh aparatur pemerintah menjadi teladan dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus mendorong pelaku usaha agar menerima petugas sensus dan berpartisipasi secara terbuka dalam proses pendataan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Pasaman dan 312 petugas sensus yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan SE2026. Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab karena setiap data yang dikumpulkan akan menjadi landasan penting bagi kebijakan pembangunan daerah di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pasaman Nita Andriyani menyatakan optimistis pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berjalan sukses berkat dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat serta partisipasi aktif masyarakat akan menghasilkan data yang valid, lengkap, dan terpercaya guna mendukung terwujudnya visi Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan.
Kegiatan apel siaga dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman dan dihadiri Wakil Bupati, Sekda, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, wali nagari, jajaran ASN Pemkab Pasaman, serta ASN BPS Kabupaten Pasaman. (Nurman)
