--> Fokus Pemulihan Pascabencana dan Skala Prioritas, Nagari Batipuah Baruah Gelar Musnag RKP 2027 - Realita Kini

Realitakini.com -
Batipuah Baruah 
Pemerintah Nagari Batipuah Baruah menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) dalam rangka penyusun an Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua BPRN Batipuah Baruah, Musba, BA, pada Kamis (18/06/2026) bertempat di Aula Kantor KAN Nagari setempat.

​Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua BPRN Musba, BA menekankan pentingnya akuntabilitas dan ketepatan sasaran dalam setiap program yang direncanakan.

​"Apa yang kita sepakati hari ini harus menjadi skala prioritas. Segala bentuk kegiatan pembangunan harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik, agar kita bisa membangun Nagari Batipuah Baruah yang mandiri dan sejahtera," ujar Musba.

​Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Pertanian Pascabencana
​Sementara itu, Wali Nagari Batipuah Baruah, Mulyadi BJ, dalam penyampaiannya memaparkan tantangan berat yang dihadapi nagari dalam dua tahun terakhir akibat faktor alam. Menurutnya, fokus pembangunan ke depan akan sangat bertumpu pada pemulihan fisik dan normalisasi kondisi lingkungan.

​"Ini merupakan tahun kedua kita menghadapi dampak bencana alam. Kita ingat pada tahun 2024 lalu, banjir bandang yang cukup parah melanda Jorong Kubu Karambia. Kemudian disusul bencana tanah longsor pada tahun 2025 yang berdampak parah di Jorong Gunung Bungsu dan Jorong Pincuran Putih. Saat ini, fokus utama kita adalah bagaimana memperbaiki dan menormalisasi kembali kondisi fisik yang rusak," tutur Mulyadi BJ.

​Ia menambahkan, dampak bencana tersebut paling banyak merusak fasilitas irigasi dan lahan pertanian masyarakat. Mengenai penanganan dampak sosial, Mulyadi memastikan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sudah disalurkan dengan baik sesuai dengan data masyarakat yang terdampak.

​Lebih lanjut, Wali Nagari juga menjelaskan mengenai pengelolaan aset dan anggaran. Ia mengingatkan peserta musyawarah bahwa tidak semua aset di wilayah tersebut merupakan kewenangan penuh nagari. "Seperti fasilitas sekolah, itu merupakan wewenang pihak kabupaten. Jadi kita harus jeli melihat batasan kewenangan dalam mengusulkan pembangunan," jelasnya.

​Terkait anggaran, diinformasikan bahwa besaran Dana Desa saat ini berada di angka Rp215 juta. Selain itu, pada tahun ini juga terdapat pembangunan lapangan bola voli di Jorong Gunung Bungsu yang bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. "Apa yang kita usulkan hari ini akan menjadi landasan matang untuk RKP dan DU RKP kita ke depan," pungses Mulyadi.

​Apresiasi Camat atas Sinergisitas Nagari
​Pada kesempatan yang sama dalam sambutannya  Camat Batipuh, Rifka Akbar, S.STP., MM. Dalam arahannya, Camat mengapresiasi keaktifan Nagari Batipuah Baruah yang selama ini dikenal paling banyak mendapatkan alokasi dana dari pemerintah daerah.

​"Sinergisitas yang baik antara Wali Nagari, BPRN, dan seluruh elemen masyarakat Batipuah Baruah selama ini tetap terjaga dengan sangat baik. Kami berharap, melalui perencanaan yang matang pada Musnag ini, program-program strategis dan bantuan kegiatan dari pemerintah daerah bisa terus kita dapatkan demi kemajuan nagari," ungkapnya menyampaikan pesan Camat.

​Kegiatan Musnag ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimca Batipuh, jajaran perangkat nagari, unsur jorong, tokoh masyarakat, bundo kanduang, serta keterwakilan lembaga unsur yang ada di Nagari Batipuah Baruah. (MailisJ) 
 
Top