Tari Kuda Kepang Pagelaran Paguyuban Kesenian Mudo Kencono Nagari Koto Gadang Dharmasraya(dok.Fuaccani)
Kesenian Kuda Kepang, salah satu warisan budaya yang terkenal dan berasal dari pulau Jawa telah mencuri perhatian dan menjadi tontonan publik pada suatu acara Tasyakuran atau peringatan hari Transmigrasi Warga Pulau Jawa ke Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya.
Pergelaran kesenian Kuda Kepang yang digelar setiap tanggal 9 Muharram tersebut tahun ini memasuki peringatan ke-45 sejak kedatangan warga transmigrasi di wilayah yang dahulu dikenal sebagai Desa Mayang Taurai, Sitiung IV, pada tahun 1981.
Di sela-sela kegiatan, Pimpinan Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Banyumasan Prajuridan Mudo Kencono, Tawiraji, mengatakan bahwa kesenian Kuda Kepang harus terus dilestarikan agar tidak tergerus perkembangan zaman.
"Kesenian Kuda Kepang ini harus tetap dijaga dan dilestarikan. Sejak paguyuban ini dikukuhkan pada tahun 2014, kami terus berupaya agar tetap eksis dan berkembang di tengah masyarakat," ujar Tawiraji kepada awak media Realitakini.com Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, saat ini Kuda Kepang telah menjadi salah satu khasanah seni budaya yang turut mewarnai keberagaman etnis di Kabupaten Dharmasraya. Paguyuban yang dipimpinnya juga kerap tampil dalam berbagai kegiatan berskala kabupaten maupun hajatan masyarakat bernuansa budaya Jawa.
"Kami sering menerima undangan untuk tampil pada berbagai event dan kegiatan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kesenian Kuda Kepang masih diminati dan mendapat tempat di hati masyarakat," tambahnya.
Tawiraji berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dharmasraya dapat memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dan pengembangan kesenian tradisional tersebut.
Sementara itu, Ketua Pemuda Nagari Koto Gadang, Tohid, didampingi Sekretaris Karang Taruna Randy, menyampaikan bahwa pertunjukan Kuda Kepang selalu menjadi hiburan favorit masyarakat dari berbagai kalangan usia.
"Setiap kali tampil, kesenian Kuda Kepang selalu mendapat aplaus dari penonton. Bukan hanya warga setempat, masyarakat dari daerah sekitar juga datang untuk menyaksikannya," kata Tohid.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paguyuban Kesenian Kuda Kepang Mudo Kencono yang dinilai berhasil menyuguhkan pertunjukan menarik dan menjadi daya tarik utama dalam rangkaian tasyakuran peringatan transmigrasi tersebut.
Peringatan 45 tahun transmigrasi warga Jawa di Nagari Koto Gadang menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menjaga kelestarian budaya yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat multietnis Kabupaten Dharmasraya.(Fuadcani).
