–Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi, di Kecamatan Pariangan, Selasa (23/6/2026).
Setelah melalui kompetisi sengit selama empat hari, Kafilah Kecamatan Lintau Buo Utara berhasil keluar sebagai Juara Umum dengan torehan total 180 poin. Menyusul di posisi kedua, Kecamatan Rambatan dengan raihan 155 poin, sementara Kecamatan Lima Kaum harus puas berada di peringkat ketiga dengan koleksi 148 poin.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi mendalam atas kesuksesan gelaran syiar Islam ini. Menurutnya, sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar pada Jumat lalu, acara berjalan dengan sukses dan memicu antusiasme luar biasa dari masyarakat setempat.
"Saya sangat bahagia melihat tingginya antusiasme masyarakat. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang hadir di arena utama maupun lokasi perlombaan. Secara keseluruhan, pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan dengan baik dan sukses," ujar Ahmad Fadly di hadapan para undangan dan kafilah.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wabup juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia pelaksana, panitia kerja, dewan hakim, serta seluruh elemen yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga penutupan.
Ucapan terima kasih senada juga dialamatkan kepada pengurus masjid, mushala, serta pengelola lokasi perlombaan yang telah memfasilitasi jalannya acara dengan lancar dan tertib.
Sukses Terapkan Sistem e-MTQ
Satu hal yang menjadi catatan emas pada perhelatan tahun ini adalah suksesnya implementasi teknologi baru dalam penilaian dan administrasi. Wabup berharap sistem ini bisa terus disempurnakan pada perhelatan berikutnya.
"Saya berharap pada MTQ ke-44 nanti akan ada berbagai penyempurnaan. Namun, penerapan sistem e-MTQ pada tahun ini telah berjalan sukses dan menjadi pengalaman berharga bagi kita semua," tuturnya.
Kepada para peserta, Ahmad Fadly berpesan agar hasil yang diraih dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan pembinaan generasi Qurani di masing-masing kecamatan.
"Bagi peserta yang berhasil meraih prestasi, jangan cepat berpuas diri dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuan. Sementara bagi yang belum berhasil, jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," pesan Wabup.
Di penghujung arahan, Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, pemilik pemondokan kafilah, serta para tamu jika terdapat pelayanan yang kurang maksimal selama rangkaian acara.
Ia pun memanfaatkan momen tersebut untuk mengumumkan bahwa Kecamatan Sungai Tarab telah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk MTQ Nasional ke-44 Tingkat Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2028 mendatang.
Diikuti 744 Kafilah
Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, turut menyampaikan rasa bangganya atas kesuksesan MTQ ke-43, khususnya terkait implementasi perdana sistem digital e-MTQ.
Afrizon memaparkan bahwa ajang bergengsi ini diikuti oleh total 744 kafilah dari seluruh kecamatan di Tanah Datar. Dari seluruh peserta, Kecamatan Lintau Buo Utara dan Kecamatan Lima Kaum tercatat sebagai wilayah yang mengirimkan komposisi peserta paling lengkap di berbagai cabang lomba.
Selain itu, Afrizon membeberkan rencana jangka panjang agenda daerah. "Selain Kecamatan Sungai Tarab yang siap menjadi tuan rumah MTQ ke-44 pada tahun 2028, kami juga sudah menetapkan Kecamatan Lima Kaum sebagai tuan rumah untuk MTQ ke-45 pada tahun 2030 nanti," ungkapnya.
Di sisi lain, Camat Pariangan sekaligus Ketua Pelaksana MTQ ke-43, Miza Aziz, dalam laporan penutupnya menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga atas kelancaran acara dari awal hingga akhir. Ia menegaskan, kesuksesan ini adalah buah manis dari sinergitas kokoh antar-sektor.
"Keberhasilan ini merupakan buah dari kebersamaan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia, kafilah, hingga masyarakat Kecamatan Pariangan. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kecamatan Pariangan sebagai tuan rumah," pungkas Miza sembari menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan selama melayani para tamu dan kafilah di wilayahnya.(Mailis J)
