![]() |
| Foto penandatangani MoU Polres dengan LKAAM dan MUI Tanah Datar |
– Langkah progresif dalam menjaga moralitas dan ketertiban sosial diambil oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar.
Polres Tanah Datar resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Datar pada Rabu (24/06/2026).
Sinergi tersebut dikukuhkan melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung khidmat di Ruang Kerja Kapolres Tanah Datar.
Nota kesepahaman yang disepakati ketiga instansi ini berfokus pada Sinergi Pembinaan Generasi Muda, Penguatan Nilai Adat dan Agama, serta Penanganan Perilaku Menyimpang dan LGBT di wilayah Kabupaten Tanah Datar.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya:
AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. (Kapolres Tanah Datar)
Ketua LKAAM Kabupaten Tanah Datar H. Aresno Datuk Andomo, S.Ag.
Ketua Umum MUI Kabupaten Tanah Datar Yendri Junaidi
AKP Asrol Hendra, S.H., M.H. (Kabag Ops Polres Tanah Datar)
AKP Dhailalul Khairat (Kasat Intel Polres Tanah Datar)
AKP Rudi Hartono, S.H. (Kasubbagkerma Polres Tanah Datar).
Empat Poin Utama Target Kerja Sama
Bukan sekadar seremonial, MoU lintas sektoral ini membawa misi besar demi menyelamatkan masa depan generasi muda di Luhak Nan Tuo. Ada empat tujuan utama yang disepakati dalam Nota Kesepahaman tersebut:
Sinergi Tiga Pilar: Memperkuat kolaborasi antara unsur adat, otoritas keagamaan, dan aparat penegak hukum guna membentengi ketertiban sosial serta moral masyarakat.
Pembinaan Karakter: Meningkatkan program pembinaan bagi generasi muda secara intensif melalui pendekatan pendidikan adat, pemahaman agama, dan pembentukan karakter yang kokoh.
Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat): Mengambil langkah tegas dalam mencegah serta menangani berbagai bentuk perilaku menyimpang yang meresahkan warga, mulai dari judi, narkoba, prostitusi, minuman keras, tawuran/perkelahian antarkelompok, hingga fenomena LGBT.
Kamtibmas Berkelanjutan: Mewujudkan pola kerja sama yang konsisten dan jangka panjang demi menjamin keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di tengah masyarakat.
Komitmen Bersama untuk Tanah Datar
Kegiatan penandatanganan ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Langkah taktis ini pun mendapat dukungan penuh dari seluruh tokoh adat dan ulama yang hadir.
Melalui kesepakatan tertulis ini, sinergi antara polisi, niniak mamak (LKAAM), dan ulama (MUI) diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan yang solid dalam menyapu bersih berbagai penyakit masyarakat, sekaligus menjaga marwah adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Kabupaten Tanah Datar. (MailisJ)

