– Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersiap menggelar perhelatan akbar tahunan, Festival Minangkabau 2026. Mengangkat tema "Minangkabau Tempo Dulu", event yang telah masuk dalam kalender pariwisata nasional ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari 25 hingga 28 Juni 2026.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Tanah Datar, Inhendri Abas, saat menghadiri Musyawarah Nagari (Musnag) Salimpaung pada Senin (22/6/2026).
"Meskipun saat ini kita diperhadapkan pada kondisi defisit anggaran, Disparpora sebagai leading sector tetap optimis dan semangat untuk menyukseskan agenda nasional ini. Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak," ujar Inhendri.
Kongres Bundo Kanduang Sedunia & Ragam Acara Menarik
Festival tahun ini dipastikan akan berlangsung meriah dengan skala internasional. Salah satu agenda besarnya adalah Kongres dan Seminar Bundo Kanduang Sedunia. Hingga saat ini, sejumlah perwakilan Bundo Kanduang dari luar negeri seperti Malaysia, Australia, Inggris, dan Brunei Darussalam telah mendaftarkan diri, di samping peserta dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.
Selain kongres, pusat kemeriahan juga akan dipusatkan di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar dengan menghadirkan:
Pagelaran Seni: Menampilkan pertunjukan seni dari berbagai daerah dan sanggar binaan.
Kuliner Tempo Dulu: Menyajikan ragam kuliner tradisional khas Minangkabau.
Pameran Desa Wisata: Divisi khusus yang diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Sumbar atas inisiasi Menteri Kebudayaan.
Dihadiri Sejumlah Menteri saat Pembukaan
Acara pembukaan yang akan berlangsung pada Kamis, 25 Juni 2026, di Istano Basa Pagaruyung rencananya akan dihadiri oleh jajaran pejabat pusat. Di antaranya adalah Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, serta beberapa wakil menteri lainnya.
Himbauan Busana Tradisional untuk Masyarakat
Guna memperkuat atmosfer Minangkabau Tempo Dulu, pemerintah daerah telah mengeluarkan Surat Edaran khusus selama festival berlangsung. Masyarakat dihimbau untuk mengenakan pakaian khas:
Ibu-ibu / Perempuan: Menggunakan baju kurung (busana muslim).
Bapak-bapak / Pria: Menggunakan baju koko atau baju taluak balango.lengkap dengan peci dan kain sarung.
Tanah Datar Jadi Tuan Rumah Porprov 2026
Selain fokus pada Festival Minangkabau, Inhendri Abas juga memaparkan bahwa Kabupaten Tanah Datar terpilih menjadi tuan rumah untuk dua cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar pada September 2026 mendatang, yaitu cabor Voli dan Tinju.
Dengan rentetan agenda besar ini, Tanah Datar diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya lokal di mata dunia (MailisJ)
