--> Anggaran Daerah Terbatas, Usulan Pembangunan Kantor Wali Nagari Andaleh Terus Dikawal - Realita Kini


Realitakini.com Tanah Datar 
Pemerintah Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028. 

Kegiatan yang menjadi wadah penampungan aspirasi masyarakat ini dilaksanakan di SD Negeri setempat pada Selasa (30/6/2026).

​Musnag tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Andaleh, Erman Pakiah Cumano. Turut hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Yonnarlis.

​Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanah Datar, unsur Forkopimca Batipuh, Kepala UPT, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Bundo Kanduang, serta para tamu undangan lainnya.

​Wali Nagari Andaleh, Bahuri Dt. Rangkang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia berharap, sinergitas dan kebersamaan ini dapat membawa berkah bagi kemajuan Nagari Andaleh di masa depan.

​"Khusus kepada Bapak Dewan kita (Yonnarlis), tentu tetap tertumpang harapan agar senantiasa memperhatikan pembangunan nagari kita. Kami berharap beliau dapat terus mengawal dana yang kita usulkan, baik ke tingkat Kabupaten Tanah Datar maupun ke tingkat Provinsi Sumatera Barat," ujar Bahuri Dt. Rangkang.

​Menanggapi harapan tersebut, Anggota DPRD Tanah Datar, Yonnarlis, menegaskan komitmennya untuk selalu mengutamakan kepentingan konstituen di daerah pemilihan (Dapil)-nya. Ia menyebut, kehadiran dirinya dalam Musnag merupakan bagian dari tanggung jawab untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

​"Jika ada Musnag di Nagari Andaleh dan kebetulan saya tidak ada tugas dinas keluar daerah, saya pasti akan tetap hadir bersama undangan lainnya. Karena sebagai wakil rakyat, kita harus tahu apa saja yang diusulkan masyarakat untuk pembangunan ke depan," tutur politisi PKB tersebut.

​Dalam kesempatan yang sama, Yonnarlis juga menyampaikan keprihatinannya mengenai fasilitas pelayanan publik di Nagari Andaleh. Ia menyoroti kondisi Kantor Wali Nagari Andaleh yang dinilai paling tertinggal dibandingkan dengan nagari-nagari lain di Kecamatan Batipuh.

​"Saya cukup prihatin. Dari delapan nagari yang ada di Kecamatan Batipuh, hanya Kantor Wali Nagari Andaleh yang belum tersentuh pembangunan gedung yang representatif," ungkapnya.

​Sebagai wakil rakyat dari Dapil III Tanah Datar yang mencakup Kecamatan Batipuh, Yonnarlis merasa memiliki kewajiban untuk memperjuangkan perbaikan fasilitas tersebut. Ia mengaku telah melayangkan usulan pembangunan sejak tahun lalu, meski saat ini masih terkendala anggaran.

​"Untuk bapak dan ibu ketahui, saya sudah usulkan pembangunan Kantor Wali Nagari Andaleh ini sejak tahun 2025 lalu. Namun seperti yang kita ketahui bersama, kondisi keuangan daerah saat ini belum mendukung," jelasnya.

​Kendati demikian, Yonnarlis menegaskan tidak akan berhenti memperjuangkan hal tersebut agar masyarakat Nagari Andaleh bisa mendapatkan fasilitas pelayanan yang layak dan setara.

​"Kantor Wali Nagari Andaleh sudah kita usulkan pembangunannya, tinggal lagi ketersediaan anggarannya. Kita sangat berharap ada dananya tersedia kelak, sehingga Kantor Wali Nagari Andaleh bisa sama bagusnya dengan kantor wali nagari lainnya di Tanah Datar," pungkas Yonnarlis. (MailisJ
 
Top