--> Kukuhkan 7 Panghulu dan 2 Kotik, Muhamad Syukur Resmi Menyandang Gelar Dt. Godang Rajo di Nagari Gurun - Realita Kini


Realitakini.com TANAH DATAR 
– Suasana khidmat dan sarat nilai adat menyelimuti Balerong Kerapatan Adat Nagari (KAN) Gurun, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar pada Minggu (13/7/2026). 

Segenap anak kemenakan dan tokoh masyarakat berkumpul untuk menyaksikan prosesi sakral melewakan gala (pengukuhan gelar adat) Panghulu kepada Muhamad Syukur, S.Pd.I, yang kini resmi menyandang gelar Dt. Godang Rajo

​Acara puncak ritual adat ini ditandai dengan pengulangan pemasangan saluak (penutup kepala khas Minangkabau), penyisipan keris di pinggang, serta pengucapan sumpah dan ikrar janji Datuak di hadapan para pemuka adat dan niniak mamak.

​Amanah Besar dari Kaum Suku Piliang Laweh
​Dengan selesainya prosesi tersebut, amanah besar sebagai pemimpin kaum kini resmi berada di pundak Muhamad Syukur. Gelar adat Dt. Godang Rajo ini dilewakan oleh kaumnya sendiri dari Suku Piliang Laweh, Jorong Ampalu, Nagari Gurun. Mulai hari ini, ia akan memimpin, membimbing, serta mengayomi anak kemenakan di dalam kaumnya.

​"Gelar adat ini bukan sekadar simbol kehormatan, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk memelihara anak kemenakan dan menjaga kelestarian adat selingkar nagari."

​Rekam Jejak sang Datuak: Dari Jurnalis hingga Parlemen
​Sosok Muhamad Syukur, S.Pd.I Dt. Godang Rajo bukanlah orang baru di panggung publik Tanah Datar. Ia memiliki rekam jejak yang panjang dan matang di dunia komunikasi dan politik:

​Dunia Jurnalistik: Memulai karier sebagai wartawan sejak tahun 1988, bergabung menjadi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1989, dan telah dinyatakan kompeten melalui ujian Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Muda dan Madya.

​Dunia Politik: Pernah mengabdi sebagai anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar periode 2009–2014. Selama menjabat, ia dipercaya menempati posisi strategis sebagai Ketua Fraksi HANURA dan Sekretaris Komisi II DPRD Tanah Datar.

​Dilewakan Bersama Tokoh Lainnya
​Prosesi batagak gala kali ini terasa semakin semarak karena Muhamad Syukur tidak sendirian. Gelar adat tersebut dilewakan bersamaan dengan 6 orang Penghulu dan 2 orang Kotik (Khatib) lainnya yang juga mendapat amanah dari kaum masing-masing.
​Berikut adalah daftar lengkap para tokoh adat yang dikukuhkan:

Nama & Gelar AdatSuku / Asal
1.Muhamad Syukur, S.Pd.I Dt. Godang Rajo Piliang Laweh (Jorong Ampalu)
2.Dr. Febby Dt. Bangso Kayo-
3.Muhammad Zidane Dt. Basa Patopang
4.Rio Antoni, SE Dt. Rajo Malano Palancuang Tinggi
5.Amron Dt. Malano Nan Putiah Payo Badar
6.Ambril Dt. Mangkuto Kayo Nan Kuniang Patopang
7.Arif Budiman, SE, A.Md Dt. Rajo EndahPatopang
8.M. Hafiz Khatik Malano Nan Putiah(Kotik)
9.Richie Khatik Mangkuto Kayo Nan Kuniang(Kotik). 

Acara yang berlangsung dengan sukses dan penuh kekeluargaan ini diharapkan dapat memperkuat sendi-sendi adat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Nagari Gurun, serta melahirkan sinergi yang baik antara niniak mamak, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun daerah ke depan. (MailisJ) 
 
Top