Dampak Corona, Warga Aceh Tenggara Marak Serobot Pengulu Kute
Realitakini.com - Aceh Tenggara.
Meski pandemi Corona virus covid 19 belum dinyatakan terjangkit positif bagi warga Aceh Tenggara, namun dampak ekonomi semakin nyata di kalangan masyarakat desa.
Diketahui, dalam sepakan ini banyak kediaman Pengulu Kute (Kepala Desa) Aceh Tenggara diamuk oleh warga, seakan-akan warga tidak ingin Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dari dana desa akan digerogoti oleh Pengulu Kute.
Dari hitungan kediaman Pengulu Kute yang diamuk oleh warga yaitu Pengulu Kute Terutung Megara Asli, Kute Biak Muli, Kute Pulo Kedondong, Kute Batu Mbulan Asli Kute Prapat Batu Nunggul, Kute Pulonas, Kute Penampakan dan Kute Mamas semuanya kaum ibu-ibu yang jadi garda terdepan.
Ironisnya, setiap aksi ibu-ibu itu selalu mengundang rasa lelucon, orasi bakar ban hingga pelemparan sandal tetapi tetap dengan yel-yel yang sama yaitu menuntut BLT dari dana desa.
Fajri Gegoh, salah satu Aktivis Aceh Tenggara, mengangapi, dari pantauan semua fenomena aksi-aksi itu, dapat disimpulkan bahwa dikarenakan tekanan ekonomi masyarakat Aceh Tenggara yang kian hari semakin terdesak, katanya Rabu,(06/05/2020).
Keresahan masyarakat desa kemungkinan dikarenakan dampak ekonomi yang kian menghimpit, tetapi perlu diketahui warga yang mendatangi kediaman Pengulu Kute itu, diakibatkan ada unsur ketidak percayaan terhadap Pimpinan Pengulu.(pardi)
