--> DPRD Kabupaten Blitar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati - Realita Kini


Realitakini.com - Kabupaten Blitar.
DPRD Kabupaten Blitar, Senin (6/7/2020) gelar rapat paripurna dengan dua agenda.
Pertama Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2019 dan Penyampaian penjelasan Bupati terkait Pemindahtanganan Tanah RS. An Nisaa.

Munib selaku Wakil Ketua DPRD Kab. Blitar yang memimpin paripurna menyampaikan rasa syukurnya, bahwa pada hari ini dapat terlaksana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, yang untuk selanjutnya Bupati telah juga menyampaikan pelaksanaan APBD 2019 untuk Kabupaten Blitar yang mendapatkan kesimpulan Wajar Tanpa Pengeculian.

Meskipun Wajar Tanpa Pengecualian masih ada beberapa hal yang perlu di cermati untuk perbaikan di tahun Anggaran yang akan datang. Untuk secara umum, hari ini kita masih mempelajari, nanti setelah kami melaksanakan rapat fraksi-fraksi kita akan sampaikan. 

WTP ini biasanya juga masih ada catatan-catatan, namun ada kesanggupan untuk memperbaiki sehingga  catatan yang sama tidak dari tahun sebelumnya dengan tahun ini akan kita kaji. Jika sama berarti belum ada kesanggupan untuk memperbaiki. "Imbuh", Munib.

Sedangkan menurut Drs. Rijanto Bupati Blitar, pada rapat Paripurna ini saya akan menyampaikan dan penjelasan tentang LKPJ Bupati dan juga penjelasan Bupati tentang rencana tukar-menukar aset Kabupaten eks bengkok dengan Rs An Nissa di Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun.

Ini adalah mekanisme yang harus kita lalui setelah Pemerintah Daerah mendapatkan penghargaan dari BPK, yaitu pengelolaan APBD di tahun 2019 kita mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian, artinya apa yang di kerjakan oleh eksekutif dan di dukung oleh DPRD ini sudah sesuai dengan mekanisme yang ada dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut Bupati Blitar menjelaskan, bahwasannya tentu setelah itu oleh DPRD ada tahapan berikutnya yang akan di bahas oleh DPRD dengan mekanisme Bupati harus menyampaikan Penjelasan terlebih dahulu.

“Nanti kita akan mendengarkan penjelasan DPRD dan penjelasan Bupati masih standar, masih bagaimana mengelola APBD ini dari belanja modal dan realisasinya dan untuk belanja barang dan jasa serta realisasinya. Masih itu yang kita sampaikan. "Ungkap Bupati. (adv/edy)
 
Top