Semakin Bertambah, 104 Warga Agam Terpapar Corona, 6 Kasus Meninggal


Realitakini.com-Agam

Kabupaten Agam kembali menambah 104 kasus baru warga positif Covid-19, Selasa (22/7). Tambahan ini menjadikan total kumulatif warga Agam terkonfirmasi virus tersebut menyentuh angka 5.619 orang.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Yosefriawan. 104 kasus baru itu katanya tersebar di empat belas kecamatan.

Meliputi Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 21 kasus, Tilatang Kamang 21 kasus, Candung 12 kasus, Ampek Angkek 10 kasus. Lalu Kecamatan Baso menambah 7 kasus, Banuhampu 7 kasus, Kamang Magek 6 kasus, Matur 6 kasus.

Kemudian di Kecamatan Palembayan tercatat kasus baru sebanyak 4 kasus, Tanjung Raya 3 kasus, Tanjung Mutiara 2 kasus, Ampek Nagari 2 kasus, IV Koto 2 kasus, dan Sungai Pua 1 kasus.

“Kondisi ini mempertegas bahwa wabah Covid-19 di Kabupaten Agam masih mengganas dan harus sangat diwaspadai,” kata Yosefriawan.

Kian menyedihkan imbuhnya, Agam kembali mencatat 6 kasus warga meninggal dunia setelah didiagnosa mengidap Covid-19. Pasien dilaporkan berasal dari Kecamatan Banuhampu 2 orang, Lubuk Basung, Malalak, Ampek Angkek dan Tilatang Kamang masing-masing 1 orang.

“Dengan begitu, total pasien meninggal akibat Covid-19 sudah 144 orang,” tuturnya.

Sementara itu, total kesembuhan Covid-19 Agam sudah mencapai 3.981 orang, dimana bertambah 4 pasien baru yang sembuh. Mereka berasal Kecamatan Tanjung Raya, Lubuk Basung, Palembayan, dan Baso.

“Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Agam juga mengalami perubahan, dimana hingga kini tercatat di angka 70,84 persen,” pungkas Yosefriawan.

Kasus aktif hari ini ulasnya, tercatat sebanyak 1.494 orang. 84 orang di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit, sisanya melakukan isolasi mandiri.

Ditekankan, penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Agam hampir terus terjadi setiap hari. Untuk itu, pihaknya mengingatkan masyarakat tidak lengah dan selalu waspada dengan segala kemungkinan.

“Penyebaran Covid-19 masih terus terjadi, tetap fokus dalam penanganan bencana kemanusian ini. Masyarakat kami minta untuk terus patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.(Aldi)


 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama