Evi Yandri Sebut Tindakan Bupati Solok Intervensi Dan Mengobok-obok Hak Partai Gerindra

Realitakini.com-Kabupaten  Solok
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman menyesali dan menyayangkan pernyataan Bupati Solok Epyardi Asda, yang mengatakan "Kalau bisa, Ketua DPRD Kabupaten Solok itu jangan Dodi Hendra lagi", melalui Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Solok Jon Firman Pandu, yang juga Wakil Bupati Solok. 

"Itu kan tidak etis. Ini jelas tindakan intervensi dan mengobok-obok hak Partai Gerindra sebagai partai pemenang di Kabupaten Solok," kata Evi Yandri Rajo Budiman saat dihubungi awak media melalui Handphone pribadinya, Selasa (17/8/2021).

Sekretaris Gerindra sekaligus Anggota DPRD Sumbar itu menegaskan, seluruh kader, pengurus dan elemen Partai Gerindra diwajibkan untuk membela Dodi Hendra. Dodi Hendra itu adalah kader kita yang menerima mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok. 

"Mandat itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Prabowo Subianto, dan Sekjen Ahmad Muzani. Bagi kami kader Gerindra, setiap keputusan partai wajib diterima, dijalankan dan diamankan, dan perlu kita jelaskan tanpa Gerindra, belum tentu Epyardi Asda Bupati Solok saat ini yang memimpin Kabupaten Solok," jelasnya.

Disebutkan Evi Yandri, wajib bagi setiap kader Gerindra untuk membela Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra. Mosi tidak percaya adalah hak politik anggota DPRD Kabupaten Solok, dan DPD Partai Gerindra Sumbar memahami dan menghargai hal itu. 

Tapi, imbuhnya, dibalik ini semua ada upaya intervensi, dan pengebirian hak Partai Gerindra sebagai partai pemenang di Kabupaten Solok.

"Adanya asumsi dan dugaan Dodi Hendra sebagai Ketua DPRD arogan dan otoriter, adalah kesalahan yang dicari-cari. Ini merupakan upaya mengebiri dan mengggulingkan Dodi Hendra secara pribadi. Itu sama saja mengintervensi, mencampuri, mengobok-obok hak Partai Gerindra," ucapnya. 

Saya pastikan sekali lagi, ditegaskanya, DPD Gerindra sesuai arahan Ketua DPD Sumbar Andre Rosiade, tidak akan membiarkan itu terjadi dan akan memantau setiap perkembangan. Kami juga akan memastikan setiap kader Gerindra berperan aktif membela, dan mencarikan solusi terhadap apa yang terjadi di Kabupaten Solok ini. (Syafri)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama