Diindikasi Dana Aspirasi Anggota Dewan Dikerjakan Asal Jadi Dan Mark Up Volume ?

Realitakini,com- Padang 
Pekerjaan perbaikan Jalan Lingkung di Rt 04 Rw 07  Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo yang mana dananya berasal dari dana aspirasi anggota DPRD Sumbar Hidayat S.Sos partai Gerindra sebesar 175,450.000. Proyek tersebut dikelola langsung oleh Perkimtan Sumbar dengan pelaksana  Cv. Arifan. Namun pekerjaan tersebut terkesan asal jadi dan terkesan kejar progres.

Sadisnya, diduga ada indikasi terlalu banyak mark up volume karena badan jalan yang seharusnya tiga meter malah dijadikan lebih kurang dua setengah meter. Sementara jalan yang seharusnya melengkung  sesuai dengan  badan jalan lama yang  sudah ada malah dijadikan lurus. Sehingga membuat badan jalan menjadi sempit dan hanya  kira-kira berdiameter dua setengah meter. Sebagaimana terlihat pada gambar terlampir. Kuat dugaan, hal ini sepertinya tidak mengacu pada spesifikasi teknis.  
Sementara yang lebih parahnya, pengadukan semen dan pasir dilaksankan dijalan saja dan tidak ada takaran antara semen dan pasir. Ketika  salah seorang warga bertanya,  pada dua orang  yang datang ke lokasi proyek yang mengaku pengawas Lapangan dari proyek, mengatakan, saya yang suruh begitu  buk, memang dari sana nya begitu,” katanya. Jawaban pengawas yang disampaikan warga membuat  realitakini.com. Jawabanya sangat mengagetkan sekali.

Lebih lanjut orang yang mengaku pengawas  mengatakan,”masyaalah  pekerjaan yang di kerjakan oleh tukang lebih tahu sayalah, karena saya pengawas lapangan pekerjaan ini buk", katanya. Kata warga tersebut kepada realitakini,com menirukan kata orang yang mengaku pengawas tersebut . 
Menyimak percapan diatas antara warga dengan pengawas diduga pengawas lapangan terkesan  menyuruh Kontror untuk mar Up volume untuk mencari keungan besar atau bagaimana ? kenapa hal  ini kok di biarkan saja, ada apakah ? antara pengawas  lapangan dengan PPTK, KPA serta Dinas terkait Proyek tersebut ?

Lebih jauh, pada penghamparan timbunan yang seharusnya krikil  tapi malah dikasih timbunan batu- batu yang melehi kepalan, itu pun tidak dipadatkan  dulu dan penghamparan tidak merata pada saat berita ini diturunkan sudah di lakukan pengecoran jalan tersebut.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama