Dinas Sosial Tanah Datar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak



Realitakini.com Tanah Datar                              -Dinas Sosial Tanah Datar melalui Bidang Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Dan Anak menggelar sosialisasi  dengan tema pencegahan kekerasan terhadap anak  dengan memberdayakan lembaga Kemasyarakatan di Negara, Senin (18/10/2021) di Aula Kantor Bupati Tanah Datar Sumatra Barat.

Giat Sosialisasi ini di buka oleh Kadis Sosial Tanah Datar Yulhardi  dengan menghadirkan Narasumber  Mustafa Akmal, SH,  MH, dan Yuninda Tria Ningsih, S.PSI, M.PSI  dari Psicologi  serta dihadiri oleh Kabid P2P, peserta sosialisasi dari berbagai unsur dari instansi dan perangkat nagari .

Dalam paparannya bertemakan Kekerasan terhadap perempuan dimana-dimana dan apa saja yang harus dilakukan Mustafa Akmal, SH, MH menyampaikan pentingnya peran semua fihak dalam mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap perempuan.

"Dengan berkembangnya media sosial dengan bermacam aplikasinya disaat sekarang, diharapkan peran orang tua dan keluarga dalam mengawasi  dan mendampingi dalam penggunaannya karena banyaknya kasus kekerasan berawal dari media sosial," ujar Mustafa Akmal.

Untuk itu menurut Mustafa Akmal, bila sudah terjadi kekerasan terhadap anak ataupun bermasalah dalam hukum  anak-anak perlu pendampingan hukum sampai kasus selesai, dalam mengembalikan kondisi psikisnya perlunya peran dari dinas sosial dan lembaga kemasyarakatan di nagari.

"Bila ada anak ataupun kemenakan yang bermasalah dengan hukum jangan langsung di vonis bersalah karena saat itu diperlukan pendampingan dalam penyelesaiannya," tuturnya.

Sementara itu dari Yuninda Tria Ningsih dalam paparannya  dengan tema mencegah kekerasan terhadap Anak menyampaikan banyaknya kasus kekerasan terhadap anak terutama terhadap perempuan dibawah umur rata-rata baru ketahuan setelah berkali-kali terjadi.

"kekerasan terhadap anak dibawah umur cendrung diketahui setelah terjadi berulang-ulang karena sikorban takut menceritakan karena adanya ancaman dari pelaku, untuk itu dalam pencegahannya diperlukan pendampingan dan peranan orang tua seta keluarga, dalam mengembalikan Psicologi si anak," jelasnya.(M)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama