Kota Blitar Raih Swasti Saba Wistara, Terbantu Sokongan DBHCHT di Bidang Kesehatan

Realitakini com-Blitar 
Wakil Walikota (Wawali) Blitar Tjutjuk Sunario mengikuti penganugerahan penghargaan Kabupaten/Kota Sehat dari Kementerian Kesehatan melalui zoom meeting, pada Rabu (17/11/2021). Dimana pada saat Kota Blitar mendapatkan Swasti Saba Wistara yang merupakan level tertinggi dalam penghargaan Kabupaten/Kota Sehat.

Wawali Tjutjuk mengatakan, bahwa penghargaan Swasti Saba Wistara patut disyukuri seluruh masyarakat Kota Blitar. Pasalnya penghargaan ini tidak diraih sendirian Pemerintah Kota Blitar saja tapi dukungan berbagai pihak salah, satunya dengan sokongan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dalam pemenuhan infrastruktur di bidang kesehatan.
 
“Karena bukan hanya keberhasilan pimpinan saja. Tapi partisipasi seluruh elemen dan masyarakat di Kota Blitar untuk menjalin dan menjaga pola hidup sehat. Tentunya DBHCHT tidak lepas membantu dalam memberikan dukungan dalam bidang kesehatan,” kata Wawali Tjutjuk.
 
Dijelaskannya, pembangunan di bidang kesehatan tidak cukup bila mengandalkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kota Blitar. Pemerintah Kota Blitar sangat mengoptimalkan anggaran yang bersumber DBHCHT. Dana yang bersumber dari pembelian cukai rokok, di sini dimanfaatkan untuk pengadaan alat kesehatan di rumah sakit hingga membantu iuran BPJS Kesehatan bagi warga tidak mampu.

“Jadi Pemerintah Kota Blitar menjamin kesehatan warganya. Apalagi di masa-masa Pandemi Covid-19 ini kemarin keberadaan DBHCHT membantu kita dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Tjutjuk pun mengapresiasi masyarakat yang telah menerapkan pola hidup sehat dengan baik. Terbukti dengan kini Kota Blitar telah menjadi percontohan PPKM Level 1 dari pemerintah pusat. Artinya masyarakat telah tertib menjaga protokol kesehatan, menjaga kesehatan diri, tertib memakai masker, dan turut mensukseskan program pemerintah dalam vaksinasi.

Menurut Tjutjuk, meski pola hidup sehat sudah menjadi gaya hidup masyarakat, masalah kebersihan lingkungan perlu diperhatikan. Ia pun mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup membuat inovasi untuk mendorong masyarakat peduli lingkungan seperti tidak buang sampah sembarangan, peduli selokan di lingkungan, dan melakukan penghijauan.

“Kebersihan lingkungan yang perlu ditingkatkan. Jangan sampai masyarakat buang sampah sembarang an, karena kalau sampai sampah sampai menyumbat selokan akan terjadi banjir. Nantinya banjir ini akan menyebarkan penyakit yang turut mengganggu kesehatan masyarakat tanpa kita sadari,” pungkas nya.(kmf/edy)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama