Menutup Pelatihan DUDI, Wabup Richi Aprian Berharap Para Peserta Pelatihan Mampu Menerapkan Keterampilannya


Realitakini.com Tanah Datar                              -Para lulusan pelatihan  harus menjadi insan terampil yang tangguh namun jujur, terutama dalam mengaplikasikan bakat ataupun ilmu keterampilan yang diperoleh selama pelatihan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Richi Aprian, SH, MH saat penutupan pelatihan  
Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), Rabu (03/08/2022) di Kelokopi Espresso Batusangkar di Piliang Kecamatan Lima Kaum yang turut dihadiri Kadis PMPTSP dan Naker Zarratul Khairi dan jajaran.

"Untuk itu kita berharap peserta pelatihan Dunia Usaha Dunia Industri bisa kerjasama Balai Latihan Vokasi dan Produktivitas (BLVP) Padang dengan Kelokopi Espresso Batusangkar selepas pelatihan tidak hanya sebagai pembuat atau peramu, namun juga sebagai pemilik usaha bergerak di bidang minuman kopi," sampai Wabup.

Menurut Richi Aprian, sebanyak 8 peserta yang terpilih untuk mengikuti pelatihan merupakan peserta pilihan dari 100 orang yang awalnya mendaftar. 

"Karena adinda semua merupakan yang beruntung dan terpilih untuk ikut pelatihan ini, dan bakal peroleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), tentunya selepas ini ilmu yang diperoleh tidak dimanfaatkan atau dipergunakan," katanya. 

Bahkan, tambah Richi, peluang untuk bidang Barista ini terbuka lebar, termasuk untuk bekerja di luar negeri, tapi syarat utamanya adalah nilai TOEFL minimal 400. 

"Barista adalah orang yang membuat minuman kopi berbasis espresso, peluang kerjanya cukup menjanjikan sampai ke luar negeri, kejarlah peluang itu, ketika berhasil nanti jangan pelit juga untuk berbagi," pesan Richi. 

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada pemilik Kelokopi Espresso Batusangkar yang telah memfasilitasi lokasinya untuk pelatihan dan juga dukungan BLVP Padang untuk melaksanakan pelatihan di Batusangkar.

"Terima kasih kepada owner Kelokopi, kepala BLVP Padang bersama instruktur sehingga kegiatan berjalan lancar dan sukses semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa dilakukan lagi, karena sejalan dengan Program Unggulan untuk menciptakan usahawan baru di Tanah Datar," tukasnya. 

Sementara Plt. Kepala BLVP Afridamon sepakat disampaikan Wabup, para peserta pelatihan yang telah menjadi Barista tidak hanya menjadi pekerja, namun juga pemilik usaha kedai minuman kopi. 

"Disamping memberikan pendidikan keterampilan menjadi Barista, dalam pelatihan ini kita juga memberikan pengetahuan mengelola kedai atau cafe yang baik," katanya. 

Melihat antusiasnya peserta mendaftar dan melihat potensi yang dimiliki di Tanah Datar, Afridamon menyatakan BLVP Padang siap bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam memberikan pelatihan.

"Tanah Datar sudah memiliki hotel bintang 4 dan banyak homestay serta cafe minuman kopi cukup banyak, Insya Allah ke depan kita BLVP siap memberikan pelatihan Barista," ujarnya. 

Sebelumnya pimpinan Kelokopi Espresso Adi Prima mengatakan, ia sangat antusias membantu dan memfasilitasi pelatihan, sehingga lahir Barista baru yang profesional. 

"Alhamdulilah, setelah mengikuti pelatihan dan juga ikuti tes, 8 peserta dinyatakan lulus dan memperoleh sertfikat dari BNSP. Selamat dan semoga ilmu bermanfaat dan menjadi Barista yang profesional dan handal," katanya. (**)

Post a Comment

Previous Post Next Post