Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia Kunjungi Peternakan Ayam Broiler Modern Dua Putra Farm








Realitakini.com -- Pasaman
Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Harvick Hasnul Qalbi bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasaman 

Salah satu tujuan kunjungan  rombongan Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia yakni peternakan ayam broiler milik Kepala sekolah SMAN 1 Bonjol, Mardanis Darasan "Dua Putra Farm" di Koto Tangah, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.

Rombongan Kementerian Pertanian ini langsung dijamu oleh Bupati Pasaman Benny Utama bersama Wakil Bupati Sabar AS, SKPD, Camat, Kapolsek Lubuksikaping dan Wali Nagari setempat, Jumat (12/8/2022).

Mardanis Darasan pemilik peternakan Ayam Broiler modern "Dua Putra Farm" mengaku sangat terharu atas kedatangan rombongan Wamentan RI, Harvick Hasnul Qalbi kelokasi peternakan tersebut.

"Kedatangan ini memang mendadak. Kami sangat terharu kehadiran Kementerian Pertanian ke lokasi kami ini," ungkap Mardanis Darasan.

Mardanis merinci saat ini dua kandang Ayam miliknya itu bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 13 orang  dengan gaji Rp130 rb per hari. 

"Yang kami kelola baru 2 kandang ini, namun di Pasaman totalnya ada sekitar 23 unit kandang dengan total produksi sebanyak 410 ribu ekor ayam. Daerah Pasaman ini sangat cocok geografisnya untuk beternak ayam. Kalau fokus kedepan bisa mengalahkan Payakumbuh," katanya.

Kendala yang dihadapi peternak ayam saat ini melonjaknya harga pakan yang berdampak serius terhadap produktifitas dan harga jual ayam.

"Harapan kami pak Menteri adanya pabrik pakan ayam mandiri di Pasaman ini. Terus terang mohon dibantu pak. Kalau ada pabrik pakan ini akan memutus rantai pelonjakan harga pakan ayam tentunya. Kalau soal bahan bakunya Pasaman punya," katanya.

Menanggapi itu Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Harvick Hasnul Qalbi mengatakan sengaja langsung turun ke masyarakat untuk mengetahui kondisi sektor peternakan, hingga pertanian ditengah-tengah masyarakat.

"Saya lihat prospek peternakan ayam broiler ini cukup bagus. Produksinya lancar. Bisa menyerap tenaga kerja dan perlu kita bantu. Saya tidak muluk-muluk, besok atau lusa, maupun senin depan saya undang pak Mardanis ke Jakarta (Kementan) untuk membicarakan ini langsung, dampingi pak Bupati atau dinas terkait," ungkap Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI), Harvick Hasnul Qalbi.

Kementan RI kata Harvick HQ selalu menggaungkan ke seluruh daerah tanah air untuk mengutamakan sektor real sampai ke hilir. Pasaman sangat tepat dibuat optake agar pakan ini tidak sulit harganya dijangkau masyarakat.

"Dalam program yang kami susun selalu menggiatkan perusahaan daerah lokal (BUMD), one company one government lokal. Dengan tujuan agar bisa dikelola lebih efisien, tidak terlalu bermasalah, tidak mengandalkan uang APBD, murni be to bisnis," tambahnya.

Harapannya ini bukan hanya sekedar wacana, kedepannya laksanakan ini, mudah-mudahan 6 bulan kedepan bertahap, kandang lebih baik, pengelolaan hingga pembuatan pabrik pakan.

Bupati Pasaman, Benny Utama mengatakan akan langsung mendukung peternak dan mengawalnya ke Kementan.

"Dengan adanya pabrik pakan ayam ini tentu akan sangat membantu peternak. Sebelumnya saat ini juga tengah dibangun Pabrik Pakan Ikan Mandiri di Rao. Makanya akan kita kawal ini secara serius ke Kementerian Pertanian, semoga juga terwujud Pabrik Pakan Ayam di Pasaman," tutupnya.(Nurman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama