Event Rang Solok Baralek Gadang Bumingkan Kembali Budaya Dan Tradisi Kota Solok

Realitakini.com- Solok Kota 
Event "Rang Solok Baralek Gadang", merupakan pesta besar yang digelar dalam rangka mengangkat, dan membumingkan kembali budaya dan tradisi tradisional daerah Kota Solok yang tergerus oleh  zaman.Event "Rang Solok Baralek Gadang" merupakan salah satu dari 110 event yang terdaftar dalam Kharisma Event Nusantar (KEN), dan untuk dapat terdaftar pada agenda KEN harus melalui kurasi atau penilaian berdasarkan ketentuan yang ada oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

Persyaratan untuk dapat terdaftar dalam KEN diantaranya telah menyelenggarakan event minimal sebanyak tiga kali, dan menjadi event berkelanjutan, serta mampu memberikan daya tarik bagi wisatawan, mengutamakan pemberdayaan potensi lokal, dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi, Sosaial Budaya (Sosbud) dan lingkungan, dan memiliki skema protokol CHSE yang mengutamakan keterlibatan UMKM dan masyarakat sekitar.

Setelah diakui dan terdaftar dalam KEN, event diselenggarakan di daerah masing masing. Berkaitan dengan itu, Pemerintah Kota (Pemko) Solok menggelar beberapa kegiatan untuk mempersiapkan perhelatan yang akan diselenggarakan.

Event "Rang Solok Baralek Gadang" yang digelar pada 22–25 September 2022, dengan menampilkan 7 kesenian dan budaya tradisional Kota Solok. Masyarakat juga dimanjakan nantinya dengan hiburan kesenian lainnya, seperti bazar kuliner, dan pameran UMKM produk asli Kota Solok.

Kepada media ini, Rabu (14/9/2022), Walikota Solok Zul Elfian melalui Kepala Dinas Kominfo Kota Solok,) Heppy Dharmawan mengungkapkan, random kegiatan yang akan diselenggarakan itu berdasar kan survey dan FGD, untuk merumuskan kegiatan yang disesuaikan dengan ketentuan juklak dan juknis yang ada dalam KEN.

Diungkapkan Heppy Dharmawan, event tradisional yang akan ditampilkan nantinya adalah "Batulak Bala, Vestival Alang Alang, Instalasi Jerami, Basilumuh, Permainan Rakyat, Pawai Budaya, dan Makan Baronjin".

"Dalam event ini, ritual Batulak Bala merupakan kegiatan yang telah menjadi tradisi masyarakat Minang, khususnya Kota Solok sebelum melakukan penanaman padi di sawah. Pada kesempatan itu, ratusan masyarakat petani berjalan beriringan disepanjang hamparan persawahan sambil berdoa dan berzikir," terang Heppy Dharmawan.

Dilanjutkan Kadis Kominfo, kegiatan Batulak Bala tersebut akan dipandu oleh seorang imam atau ulama. Tujuannya untuk meminta ridho illahi, agar panen padi melimpah dan tanaman terbebas dari serang hama, seperti hama wereng, hama tikus, dan penyakit tanaman lainnya.

"Selanjutnya adalah Festival Alang Alang dan Instalasi Jerami. Festival ini merupakan permainan anak anak petani untuk mengisi hari luangnya. Jerami atau batang padi yang sudah kering dirangkai menjadi berbagai macam rupa, seperti menyerupai patung batu, binatang, perpohonan, dan bentuk lain yang diinginkannya," jelasnya.

Untuk festival Basilumuih, imbuhnya, merupakan sebuah atraksi silat yang dimainkan didalam genang an air yang berlumpur. Biasanya kegiatan itu dilakukan di persawahan pasca panen dilaksanakan.

"Dahulunya Silat Basilumuih diajarkan kepada anak anak Minang untuk memperdalam ilmu beladiri yang telah dimilikinya. Silat Basilumuih memerlukan tenaga ekstra dibandingkan permainan silat yang dilaksanakan diruangan, atau ditanah lapang," katanya.

Event Tolak Bala, dikatakannya, dan kegiatan menarik lainnya yang akan mengisi Event "Rang Solok Baralek Gadang" adalah Pacu Upiah, Pacu Belut, Tarik Tambang, Basilunau, Sipak Rago, dan Basikakeh Roda Basi. Selanjutnya kegiatan akan ditutup dengan Pawai Budaya dan Makan Baronjin.

Kadis Kominfo Kota Solok juga menuturkan, Event "Rang Solok Baralek Gadang" Akan ditutup dengan pergelaran Pawai Budaya dan Makan Baronjin pada tanggal 25 September 2022."Event Pawai Budaya ini akan diikuti oleh perwakilan dari 13 kelurahan yang ada di Kota Solok. Pada kegiatan ter sebut akan menampilkan 13 prosesi adat Kota Solok, mulai dari kelahiran hingga kematian manusia," ungkapnya lagi.

Sementara itu, lanjutnya, Event Makan Baronjin akan melibatkan seluruh peserta pawai, tamu dan undangan, serta seluruh masyarakat yang hadir pada Event Rang Solok Baralek Gadang. (Syafri)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama