Diskominfo Sijunjung Gelar Sosialisasi Internet Sehat di SMAN 7 Sijunjung

Realitakini.com-Sijunjung
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Sijunjung menggelar Sosialisasi Internet Sehat ke sekolah-sekolah setingkat SLTA. Salah satunya dilaksanakan hari Rabu (11/8/2022) di Mushala SMAN 7 Sijunjung, Tanjung Ampalu Sijunjung Sumatera Barat.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh perwakilan siswa dengan jumlah total 90 orang siswa, terdiri dari 5 orang siswa utusan perlokal. Ada 16 lokal sebagai utusan untuk menyampaikan materi yg telah di sampaikan tersebut kepada teman-temannya.

Berdasarkan pantauan Realitakini.com di lokasi kegiatan, Narasumber tidak hanya dari Diskominfo, tapi juga dari Polres Sijunjung, MUI serta Kasi Dinsos PprPA Sijunjung. Dari SMAN 7 Sijunjung sendiri dihadiri oleh Kepsek SMAN 7 Sijunjung Zulfira, Wakasiswa Nina Susanti, S.Pd, Majelis guru yaitu Khairati, Rini Zurianti, S.Sn dan guru olahraga Ferdy Febriansah. Kepala sekolah (Kepsek) SMAN 7 Sijunjung Zulfira, berterima kasih atas terselenggaranya sosialisasi ini. 

"Internet adalah jendela yang sangat baik untuk bisa mengarah kepada perilaku yang baik, diharapkan bisa menjadi acuan bagi anak untuk menggunakan internet secara bijak. Karena ibarat mata pisau, jika tidak bijak menggunakan internet ini maka bisa menjadi bumerang bahkan menimbulkan korban," ucap Zulfira.

Kabid persandian Diskominfo Sijunjung Dewi Mayza Leni, menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman cara menggunakan internet yang sehat dan bermanfaat.

Sedangkan dari Polres Sijunjung dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PprPA) mengatakan Sosialisasi ini adalah untuk membantu menghindari bullying, kekerasan akibat tontonan serta pornografi di lingkup anak usia Sekolah. MUI Sijunjung melengkapi dengan adanya arahan sesuai tuntunan agama.

Pihak sekolah yakni SMAN 7 Sijunjung sangat menyambut baik acara ini. Hal ini diungkapkan oleh Kepsek SMAN 7 Sijunjung.

"Karena banyak dampak positif dari internet dan sekolah menyediakan akses internet melalui per pustakaan digital atau elektronik dengan 121 unit Komputer. Namun karena ruangan pustaka masih kecil, tidak memadai. Jadi hanya tersedia 10 unit komputer, sedangkan sisanya ada di labor TIK," ungkap Zulfira.

Sementara itu Kepsek mengaku untuk di lingkup SMAN 7 ada beberapa kasus bullying yang mulai tumbuh, tapi bisa langsung ditekan. Kepsek langsung turun tangan mencarikan solusinya agar kenyamanan dan keamanan belajar para siswa lebih terjamin. Jika siswa melanggar ada sangsi khusus dan dijadikan pelanggaran berat. (Hasnawati)


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama