Fluktuasi Harga di Akhir Tahun 2023, IPH Padang Panjang Rendah Akibat Faktor Komoditas Utama


Realitakini.com - Padang Panjang -
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang Panjang mengungkapkan bahwa pada minggu terakhir Desember 2023, Indeks Perkembangan Harga (IPH) kota tersebut mencatat fluktuasi sangat rendah, hanya sebesar 0,027%. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si, menyampaikan bahwa bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras menjadi kontributor utama terhadap fluktuasi ini.

Dari 51 komoditas yang dipantau, sebanyak 14 komoditas mengalami fluktuasi, dengan tujuh di antaranya mengalami kenaikan harga. Daging ayam broiler menjadi sorotan dengan kenaikan 2.57%, sedangkan bawang merah, bawang putih, dan ikan kembung juga turut mengalami kenaikan harga. Di sisi lain, cabai rawit, cabai merah, dan beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga.

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mencatat bahwa daging ayam broiler terus mengalami kenaikan harga akibat biaya pakan ternak yang tinggi. Cabai merah mengalami penurunan harga karena masuknya masa panen, sementara bawang merah dan bawang putih naik karena faktor curah hujan dan kenaikan harga dari negara asal.

Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.S.i, menyatakan perlunya analisis upaya dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengendalikan inflasi. TPID dan pihak terkait diminta untuk terus memantau pasokan, melakukan sidak pasar, serta menjalankan operasi pasar. Dukungan dari BPKD dalam penyaluran BTT (biaya tak terduga) juga diharapkan.

Sonny Budaya Putra juga menekankan pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap kenaikan IPH Padang Panjang serta mengambil langkah-langkah preventif jika terjadi gejala kenaikan signifikan. Upaya peningkatan produksi cabai juga ditekankan untuk mengatasi fluktuasi harga komoditas tersebut. (Abe)

Post a Comment

Previous Post Next Post