--> Wali Kota Padang Panjang Raih Prestasi Nasional Bidang Keagamaan Tahun 2025 - Realita Kini


Realitakini.com - Padang Panjang -  Kota Padang Panjang kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi bidang keagamaan sepanjang pekan terakhir bulan Agustus 2025.

Tiga penghargaan tersebut adalah PENAIS Award 2025 dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari Baznas RI, dan Penghargaan Penyelenggaraan Haji 1446 H/2025 M dari Kemenag RI. Capaian ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan pertama, PENAIS Award 2025, diserahkan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, kepada Wali Kota Hendri Arnis dalam acara yang digelar di Aston Kartika Grogol Hotel, Jakarta Barat, Senin (25/8).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas peran strategis Wali Kota dalam memperkuat fungsi penyuluh agama Islam di Kota Padang Panjang. Hendri dinilai berhasil memfasilitasi peningkatan kapasitas, sarana, serta memperluas akses layanan penyuluhan agama kepada masyarakat.

Pada ajang yang sama, Marlena, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Padang Panjang Barat, turut mendapat penghargaan atas kiprahnya dalam pembinaan umat, khususnya dalam mendampingi mualaf serta menguatkan nilai moderasi beragama di masyarakat.

Selama dua tahun terakhir, Padang Panjang mencatat peningkatan signifikan di sektor keagamaan. Berdasarkan data Kemenag RI, 90 persen penyuluh agama di kota ini telah mengikuti pelatihan intensif, dan tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan penyuluhan meningkat 35 persen.

Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kota Padang Panjang pun melonjak dari 78,5 pada 2023 menjadi 84,7 pada 2025. Hal ini menjadi indikator keberhasilan kolaborasi antara Pemko, Kemenag, dan seluruh elemen masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh pihak yang telah bekerja keras. Penyuluh agama memiliki peran vital dalam membangun masyarakat yang harmonis, moderat, dan religius,” ujar Hendri Arnis usai menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan kedua diraih pada Baznas Awards 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (28/8). Hendri Arnis dinobatkan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyerahkan langsung penghargaan tersebut. Padang Panjang dinilai berhasil menerapkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan umat.

Dalam ajang yang sama, Baznas Kota Padang Panjang meraih dua penghargaan tambahan: kategori Pelaporan Terbaik dan Program Z-Mart Terbaik. Dengan demikian, Padang Panjang memboyong tiga penghargaan sekaligus di tingkat nasional.

“Zakat adalah instrumen penting untuk mengurangi kesenjangan sosial. Penghargaan ini akan menjadi pemicu semangat kami dalam memperluas manfaat zakat dan memberdayakan masyarakat,” tegas Hendri Arnis.

Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi pemerintah, Baznas, dan masyarakat. Program Z-Mart terbukti berhasil memberdayakan mustahik menjadi pelaku usaha mandiri, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik melalui pelaporan yang transparan.

Penghargaan ketiga diberikan dalam acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah 2025 yang digelar di Hotel Rocky Plaza, Padang, Jumat (29/8). Wali Kota Hendri Arnis menerima penghargaan dari Kemenag RI atas dedikasi dan dukungan Pemko dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M.

Penghargaan tersebut diserahkan secara virtual oleh Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Hilman Latief, dan diterima oleh Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako, Martoni, mewakili Wali Kota.

Hilman Latief mengapresiasi kontribusi Pemko Padang Panjang yang secara konsisten mendukung penyelenggaraan haji, baik dari sisi koordinasi lintas sektor maupun pelayanan jamaah. “Koordinasi menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan haji. Padang Panjang telah menunjukkan komitmen tinggi di bidang ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Bina Mental Spiritual Setdaprov, Al Amin, menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan. “Kita ingin tahun depan lebih baik. Pelayanan dari keberangkatan hingga pemulangan jamaah harus lebih optimal,” ungkapnya.

Dengan diraihnya tiga penghargaan bergengsi ini, Padang Panjang membuktikan diri sebagai kota kecil yang memiliki komitmen besar dalam pelayanan keagamaan, penguatan zakat, dan penyelenggaraan haji yang berkualitas.

Pemerintah Kota Padang Panjang berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pihak dalam membangun masyarakat religius, harmonis, dan berdaya saing tinggi.

“Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkarya bagi Padang Panjang dan Indonesia,” tutup Hendri Arnis. (Heri)

 
Top