Aksi gotong royong ini juga diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Sosial Kabupaten Pasaman. Kegiatan difokuskan di lingkungan instansi pemerintahan, sekolah, puskesmas, posyandu, serta sejumlah taman kota yang menjadi ruang publik milik Pemkab Pasaman. Sejak pukul 09.00 WIB, ratusan peserta bergerak membersihkan sampah hingga kegiatan selesai.
Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati Parulian dan Ketua TP-PKK Pasaman hadir langsung memimpin jalannya kegiatan. Turut serta mendampingi Dinas Lingkungan Hidup, komunitas Sayang Bumi Pasaman, serta jajaran perangkat daerah dan kecamatan.
Dalam arahannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa World Cleanup Day bukan hanya sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi juga sebuah gerakan global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Gerakan ini adalah ajakan agar kita semua menghargai alam. Semoga kegiatan ini tidak berhenti di hari ini saja, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari untuk masa yang akan datang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Welly menyebutkan kegiatan serupa juga berlangsung di seluruh kecamatan. Lokasi sekolah dan kantor pemerintahan ikut menjadi sasaran, dengan fokus utama diarahkan pada taman kota Lubuk Sikaping sebagai ikon Kabupaten Pasaman.
“Pasaman punya Tugu Adipura berlokasi di Taman Kota Lubuk Sikaping. Harapan kita, taman kota ini bisa lebih bersih dan terawat sehingga nyaman dan indah ketika dikunjungi warga,” ungkap Welly.
Bupati menambahkan, tantangan Pasaman ke depan adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah. Selama ini, upaya di Lubuk Sikaping sudah cukup baik, namun diharapkan bisa merata ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman menyampaikan bahwa pelaksanaan WCD 2025 merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung program kebersihan serta kelestarian lingkungan di Pasaman.
“Ini wujud nyata kepedulian kita terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama pemerintah dan seluruh elemen, Pasaman bisa lebih bersih, sehat, dan lestari,” pungkasnya. (Nurman)
