– Proyek rehabilitasi dan renovasi prasarana madrasah yang bersumber dari Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2025 kini tengah dikebut. Salah satu titik fokus pembangunan adalah MAS Plus Padang Ganting, yang merupakan bagian dari paket pekerjaan besar di bawah naungan Kementerian PUPR.
Proyek bertajuk Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana Madrasah PHTC Provinsi Sumatera Barat 2 ini mencakup total delapan sekolah (MTsN, MTs, MAS, dan MAN) tertera pada papan kegiatan di wilayah Sumatera Barat dengan nilai kontrak fantastis mencapai Rp 20 Miliar lebih.
Progres Kerja dan Pergantian Personel
Pejabat Pembuat komitmen (PPK) Muhammad Rafi, saat ditemui awak media di lokasi pada Selasa (13/01/2026), menjelaskan bahwa saat ini progres fisik pengerjaan di MAS Plus Padang Ganting sudah mendekati angka 70 persen lebih.
"Progres kerja saat ini sudah lebih dari 70 persen lebih, termasuk adanya beberapa penambahan volume pekerjaan. Fokus kami meliputi rehabilitasi gedung, fasilitas penunjang, serta infrastruktur madrasah lainnya," ujar Rafi.
Rafi juga mengklarifikasi mengenai kepemimpinan di lapangan. Ia menyebutkan baru bertugas selama dua bulan di lokasi tersebut menggantikan pejabat sebelumnya, Irvan.
Sorotan Masa Kerja dan Adendum
Berdasarkan pantauan awak media di papan informasi proyek, masa kerja yang ditetapkan semula adalah 126 hari kalender. Jika dihitung dari dimulainya pengerjaan pada bulan Agustus 2025, secara administratif waktu kontrak tersebut terpantau telah melewati batas akhir.
Menanggapi hal tersebut, Rafi menjelaskan bahwa proyek ini telah mendapatkan perpanjangan waktu atau adendum.
"Kegiatan ini sudah masuk masa adendum dan ditargetkan harus selesai sepenuhnya pada bulan Januari ini," tegasnya.
Catatan Keamanan Kerja (K3)
Selain masalah durasi kerja, pengawasan di lapangan juga menyoroti terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Dalam pantauan langsung, ditemukan beberapa pekerja yang tidak mengenakan atribut keselamatan kerja yang lengkap.
Namun, Rafi membantah adanya pembiaran terkait prosedur K3. Ia menyatakan bahwa pihak pelaksana telah mewajibkan setiap pekerja untuk mematuhi standar keselamatan.
"Setiap pekerja wajib memakai APD saat berada di area proyek demi keamanan mereka sendiri," tambahnya.
Proyek yang dikerjakan oleh PT Andica Persaktian Abadi ini diharapkan dapat selesai tepat waktu di akhir Januari, sehingga fasilitas pendidikan di MAS Plus Padang Ganting dapat segera digunakan secara optimal untuk menunjang proses belajar mengajar. (**)
Mailis
