Wali Kota Pariaman Yota Balad, bertemu silaturrahmi dengan Menteri PU RI Dody Hanggodo di rumah dinas Bupati Tanah datar Eka Putra, Rabu (28/1/2026) malam guna menyampaikan aspek percepatan pembangun an Kota Pariaman Pasca bencana Hidro meteorology.
Pertemuan berlangsung, dengan beberapa kepala OPD Pemko Pariaman dan Wako Padang Panjang, Hendrianis.
Kepada Dody Hanggodo, Yota Balad tuturkan usai terjadinya Bencana Hidrometeorologi, terdapat be berapa kerusakan infrastruktur layanan masyarakat yang rusak di Kota Pariaman selain rumah warga dan sekolah.
“ Hal ini perlu dilakukan percepatan mengingat beberapa akses warga dan para pelajar menggunakan fasilitas tersebut untuk berangkat dan pulang sekolah yakni Pembangunan Jembatan Kampung Apar yang sebelumnya merupakan jembatan gantung rusak diterjang luapan air sungai batang mangor, di akhir november lalu,” sebut Yota.
Sehingga, sambung Yota keberadaan jembatan tersebut saat ini tidak lagi menjadi jaminan keamanan dalam akses lalu lintas para siswa dan masyarakat yang melintasi sungai batang mangor yang terletak di Desa Kampung Apar, Kota Pariaman ini, dan butuh jembatan permanen.
Yota Balad, sampaikan langsung beberapa proposal pembangunan tersebut yakni Proposal Pembangun an Jembatan Kampung Apar, Proposal Pembangunan Pasar Basah Kota Pariaman, Proposal Pembangun an IPLT dan Pembangunan SPAM Kota Pariaman serta Proposal Bantuan Peralatan Pasca Bencana Hidrometeorologi Kota Pariaman.
Ia harapkan semua usulan dari Kota Pariaman ini dapat direalisasikan karena ini menyangkut keselamat an masyarakat dan peningkatan pemulihan ekonomi warga pasca bencana Hidrometeorologi.
Menteri PU RI Dody Hanggodo, sampaikan apresiasi terhadap langkah Wako Pariaman Yota Balad- dalam upaya penanganan pasca bencana terhadap daerah Kota Pariaman. Selanjutnya ia akan proses- melalui bidang terkait untuk dilakukan pembahasan terhadap usulan pembangunan Kota Pariaman.(fl- RK)
