--> Cinta Hingga Napas Terakhir: Kisah Haru Pria Vietnam Setia Rawat Istri TBC hingga Ajal Menjemput - Realita Kini


Realitakini.com HANOI
 – Jagat maya tengah dirundung duka sekaligus kekaguman luar biasa. Sebuah kisah cinta sejati yang datang dari daratan Vietnam mendadak viral di berbagai platform media sosial dan media massa internasional. 

Kisah ini menjadi pengingat di tengah dunia yang serba instan, bahwa janji suci "setia dalam sakit maupun sehat" bukanlah sekadar rangkaian kata tanpa makna.

​Kesetiaan di Tengah Ganasnya Penyakit
​Seorang pria yang identitasnya dikenal sebagai sosok suami teladan, menjadi sorotan setelah potret-potret kesehariannya merawat sang istri tersebar luas. Sang istri diketahui mengidap Tuberkulosis (TBC) kronis yang membuat kondisi fisiknya merosot drastis.

​Dalam foto-foto yang beredar, terlihat kontras yang menyayat hati. Sang istri yang dulunya segar, dan cantik kini tampak kurus kering, hanya menyisakan tulang yang terbalut kulit akibat keganasan bakteri yang menyerang paru-parunya. Namun, di samping tempat tidur yang sempit itu, sang suami tidak pernah beranjak.

​Merawat dengan Penuh Kasih Sayang
​Berdasarkan laporan media lokal Vietnam, pria ini melakukan segalanya sendirian. Mulai dari menyuapi makanan cair, mengganti pakaian, membersihkan tubuh sang istri, hingga membisikkan kata-kata penyemangat setiap hari. Tak tampak raut wajah lelah atau jijik; yang tertangkap kamera hanyalah tatapan penuh cinta dan tangan yang gemetar saat mengusap kening istrinya.

​Banyak netizen yang merasa terenyuh melihat bagaimana pria ini tetap memandang istrinya dengan penuh kekaguman, seolah kecantikan sang istri tidak pernah pudar meskipun raga sang istri telah digerogoti penyakit.

​"Penyakit mungkin merenggut kekuatannya, tapi tidak bisa merenggut tempatnya di hatiku," tulis salah satu kutipan yang diduga berasal dari kesaksian kerabat pria tersebut.

​Dipisahkan Oleh Maut
​Namun, takdir berkata lain. Setelah perjuangan panjang melawan rasa sakit yang luar biasa, sang istri akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Kesetiaan pria ini pun mencapai garis finis yang paling menyakitkan: perpisahan oleh maut.

​Kabar meninggalnya sang istri memicu gelombang simpati yang lebih besar. Ribuan ucapan duka cita mengalir di kolom komentar media sosial. Banyak publik yang merasa kehilangan, meski hanya mengenal mereka lewat layar ponsel. Kepergian sang istri dianggap sebagai akhir dari penderitaan fisiknya, namun menjadi awal dari kerinduan abadi bagi sang suami.

​Pelajaran Tentang Cinta Sejati
​Kisah pria Vietnam ini menjadi tamparan bagi banyak orang di era modern. Di saat banyak pasangan menyerah ketika menghadapi kesulitan ekonomi atau kesehatan, pria ini membuktikan bahwa cinta sejati tidak memiliki syarat.

​"Ini adalah definisi sebenarnya dari kemanusiaan dan cinta. Dia tidak hanya merawat istrinya, dia merawat martabat istrinya sampai detik terakhir," tulis seorang pengguna Facebook dalam unggahan yang dibagikan puluhan ribu kali.

​Kini, meski sang istri telah tiada, kisah kesetiaan pria tersebut tetap hidup sebagai monumen pengingat bahwa dedikasi dan ketulusan adalah bahasa universal yang mampu menyentuh hati siapa saja, tanpa sekat negara maupun bahasa. (**) 

Mailis J
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top