--> Walikota Solok Terbitkan Edaran Pekan Posyandu 2026, Targetkan Cakupan 95 Persen - Realita Kini

Realitakini.com- Kota  Solok 
Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Walikota Solok menerbitkan Edaran Nomor 442/219/DKES/II-2026 tanggal 5 Februari 2026 tentang pelaksanaan Pekan Posyandu Bidang Kesehat an tahun 2026.Kegiatan ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada 9 hingga 14 Februari 2026.

Berdasarkan keterangan pers, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan lembaga kemasyarakatan di tingkat desa, nagari, dan kelurahan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu juga menjadi bagian penting dalam upaya akselerasi Transformasi Layanan Primer sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023.

Disebutkan, bulan Februari dan Agustus merupakan periode penimbangan massal, pemberian vitamin A, dan obat cacing bagi bayi dan balita yang dilaksanakan setiap tahun. Pekan Posyandu ini akan me layani seluruh siklus kehidupan, mulai dari bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui, anak sekolah, remaja, usia reproduktif, hingga lansia.

Pemerintah Kota Solok menargetkan cakupan pelaksanaan Pekan Posyandu mencapai 95 persen dari sasaran yang telah ditetapkan.

Dalam keterangan pers tersebut juga dijelaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu upaya penting untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat berbagai penyakit, seperti TBC, hepatitis, difteri, pertusis, tetanus, diare, radang paru, campak, dan rubella. Hingga Desember 2025, cakupan imunisasi di Kota Solok tercatat masih sekitar 25 persen, sehingga diperlukan upaya percepatan untuk mencapai target tahun 2026.

Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Walikota Solok menginstruksikan camat dan lurah agar melibatkan RT/RW, ninik mamak, bundo kanduang, serta tokoh masyarakat untuk mengimbau dan memastikan masyarakat mengunjungi posyandu di wilayah masing-masing.

Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok diminta memasti kan seluruh siswa mendatangi posyandu serta memiliki sertifikat atau catatan imunisasi lengkap yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan.

Seluruh kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, direktur BUMN/BUMD, serta perbankan juga diminta memastikan pegawai beserta keluarganya mengikuti pemeriksaan kesehatan di posyandu. Bahkan, pe laksanaan pemeriksaan kesehatan di posyandu akan dikaitkan dengan pemberian berbagai layanan pemerintah, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, bantuan sosial, dan layanan lainnya.

Khusus bagi pegawai yang memiliki anak usia 0 hingga 5 tahun, pemerintah mengimbau agar memasti kan anaknya mendapatkan imunisasi lengkap melalui fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, posyandu, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Be rencana (DPMDPPKB) bertanggung jawab menggerakkan kader untuk lebih aktif membawa sasaran ke posyandu. Sedangkan Dinas Kesehatan bertugas memastikan pelayanan berjalan optimal serta ketersediaan bahan medis habis pakai untuk pemeriksaan kesehatan.

Pemerintah Kota Solok berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam Pekan Posyandu 2026 guna meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.

Berdasarkan keterangan pers Kadis Kominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, SSTP, MSi, kegiatan ini men jadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan dasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (Sy)
 
Top