– Kabupaten Tanah Datar terus bersiap diri menjadi magnet wisatawan dunia. Dalam upaya memperluas jangkauan promosi ke pasar internasional, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II melakukan kunjungan kerja strategis ke sejumlah objek wisata unggulan di "Luhak Nan Tuo," Senin (27/04/2026).
Selama dua hari, tim pusat melakukan peninjauan mendalam di Kampung Minang Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, serta menikmati eksotisme Puncak Aua Sarumpun di Kecamatan Rambatan.
Sinergi Pusat dan Daerah
Mewakili Bupati Tanah Datar, Asisten Administrasi Umum Setda, Riswandi, menyambut hangat rombongan di Rumah Gadang Kampung Minang. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini adalah momentum krusial untuk mengangkat eksistensi pariwisata daerah di mata dunia.
"Kampung Minang bukan sekadar deretan rumah adat, tapi representasi budaya Minangkabau yang autentik. Kami berharap destinasi di Sumpur dan Tanah Datar secara umum semakin dikenal luas," ujar Riswandi.
Riswandi juga menitipkan harapan agar
Pemerintah Pusat memberikan dukungan penguatan sarana dan prasarana. Mengingat adanya efisiensi anggaran daerah, kolaborasi investasi fisik dan non-fisik dari pusat menjadi kunci keberlanjutan sektor ini.
Targetkan Wisatawan Jepang, Korea, hingga Australia
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II, Yulia, mengungkapkan bahwa kunjungannya bertujuan untuk memetakan potensi yang paling diminati oleh pasar global. Menurutnya, tiap negara memiliki preferensi yang berbeda terhadap destinasi wisata.
Jepang & Korea: Sangat tertarik pada kekayaan budaya dan panorama alam yang tenang.
Australia: Lebih cenderung mencari destinasi yang menawarkan pengalaman petualangan (adventure).
"Kami bekerja sama dengan agen perjalanan internasional. Hasil tinjauan ini akan menjadi dasar bagi kami untuk membawa para travel agent dari Jepang, Korea, hingga Australia langsung ke Tanah Datar," jelas Yulia.
Pariwisata Jadi Program Unggulan
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parpora) Tanah Datar, Inhendri Abas, menegaskan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi prioritas utama kepemimpinan daerah.
"Kami ingin seluruh kekayaan budaya dan alam Tanah Datar dipromosikan secara kolektif. Sinergi antara pusat dan daerah ini diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal secara signifikan," pungkas Inhendri.
Dengan kunjungan ini, diharapkan akses informasi mengenai keindahan Tanah Datar semakin terbuka lebar bagi wisatawan mancanegara, menjadikan sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi baru bagi masyarakat setempat. (MJ)
