![]() |
| Wali Nagari Banai bersama Unsur Bhabinkamtib dan Babinsa memdatangi Kelompok Suku Anak Dalam(Realitakini.com/Fuadcani) |
Brlum.hilang keresahan warga dengan ulah Suku Anak Dalam (SAD) yang membuat onar dengan mencuri durian milik warga di Nagari Padukuan Kecamatan Koto Salak, Keresahan warga merebak ke Nagari- Banai Kecamatan Sembilan Koto, Kamis (23/4/2026).
Warga mengeluhkan tindakan oknum Suku Anak Dalam ( SAD ) yang mencoba merusak pohon durian milik masyarakat yang tengah berbuah.
Wali Nagari Banai, Irmandes, bersama unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi pe-- mukiman SAD di Jorong Lubuk Pauh dan Jorong Padang Hilalang untuk memberikan teguran.
Selain teguran, pemerintah nagari meminta sekitar 25 KK warga SAD yang menempati kebun sawit dan karet warga untuk segera menggeser lokasi pemukiman mereka guna mengantisipasi bentrokan fisik.
Sebelumnya diberitakan telah terjadi konflik Suku Anak Dalam (SAD) dengan pemilik kebun di Blok D Sitiung II, Nagari Padukuan, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (22/4/2026) yang dipicu oleh aksi sejumlah anak dari Suku Anak Dalam kedapatan oleh pemilik kebun diduga sedang mengambil buah durian tanpa izin, lalu terjadi cekcok dilokasi sehingga menyebabkan anak tersebut mengalami luka di bagian tangan.
Tak terima anaknya terluka, Sekelompok Suku Anak Dalam menyerang dengan membawa parang. kepala jorong setempat mencoba meredam situasi melalui mediasi, hasil mediasi tersebut menyepakati penyelesai an secara kekeluargaan dengan denda kepada pemilik kebun senilai Rp 30 juta.(Fuadcani)
