Wakil Kepala Daerah Penggerak Solidaritas Kebencanaan.Penghargaan tersebut diberi kan oleh Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Ariawan pada Kamis (16/4/2026), sebagai bentuk apresiasi ter hadap kontribusi dalam penguatan solida ritas kebencanaan di daerah.
Dalam pernyataannya, Vasko menyampai kan bahwa penghargaan tersebut bukan lah milik pribadi. Ia mengaku belum se penuhnya merasa pantas, namun tetap menerima pengharga an itu sebagai bentuk penghormatan terhadap kerja kolektif yang telah dilakukan bersama masyarakat.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat Sumbar. Ia menegas kan bahwa setiap langkah, doa, dan ke percayaan publik menjadi fondasi utama dalam membangun solidaritas, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di daerah.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi . Ini milik seluruh masyarakat Sumatera Barat. Kami hanya perwakilan dari kerja besar yang melibatkan banyak pihak," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, pihak penyelenggara menilai bahwa peran kepala daerah tidak hanya terlihat dari kebijakan yang diambil, tetapi juga dari dedikasi yang kerap berlangsung tanpa sorotan publik.
Sosok pemimpin yang bekerja dalam senyap dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pro gram dan stabilitas pelayanan kepada masyarakat.
KWP menyebut bahwa penghargaan ini diberikan kepada figur yang dinilaimampu menunjukkan disiplin kerja, pengabdian, serta konsistensi dalam menjalankan tugas, termasuk dalam situasi darurat kebencana an. Penilaian dilakukan berdasarkan peng amatan dan peliputan media terhadap kinerja para pejabat publik.
Menanggapi penghargaan tersebut, Vasko juga mengapresiasi peran insan pers, khususnya KWP, yang dinilai konsisten dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Ia berharap media dapat terus menjadi mitra strategis dalam menyebarkan narasi positif dan konstruktif bagi pembangunan bangsa.
“Acaranya keren banget, mempertemukan banyak tokoh bangsa dari legislatif mau pun eksekutif yang dinilai memiliki kom petensi. Terima kasih kepada KWP, semoga terus terdepan dalam memberita kan hal-hal positif,” katanya usai me nerima penghargaan.
Ajang KWP Awards merupakan agenda rutin yang digelar untuk mendorong peningkatan kinerja serta transparansi anggota DPR, DPD, dan MPR RI. Melalui penghargaan ini, media berupaya memberi kan penilaian objektif terhadap kinerja para pemimpin dan wakil rakyat.
Pada tahun ini, KWP Awards mengusung tema “Mengawal Perjuangan, Mengapresi asi Dedikasi: Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”.
Lebih dari 60 nominasi penghargaan diberikan kepada berbagai tokoh yang dinilai berkontribusi dalam bidangnya masing-masing, melanjutkan tradisi apresiasi yang telah berlangsung secara konsisten.
Selain Vasko, sejumlah tokoh nasional juga menerima penghargaan dalam ajang ter sebut. Di antaranya Andre Rosiade sebagai Legislator Aspiratif dan Penggerak Pem bangunan Daerah, Andra Soni dalam kategori kepala daerah yang fokus pada pendidikan dan pelayanan publik, serta Erick Thohir sebagai tokoh pengembangan dan diplomasi olahraga.
Penghargaan juga diberikan kepada sejuml ah legislator dan pimpinan lembaga negara , seperti Ketua DPR RI, Puan Maharani se bagai tokoh pengawal kebijakan pro pe rempuan, Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atas kepedulian ter hadap kesejahteraan rakyat dan ekonomi desa, serta Tamsil Linrung dalam penguat an daerah berbasis ke budayaan.
Nama lain yang turut masuk dalam daftar penerima antara lain Bambang Soesatyo, Herman Khaeron, Rudianto Lallo, hingga Amelia Anggraini yang dinilai berkontri busi di berbagai sektor, mulai dari profe sionalisme institusi hingga literasi digital.
Dari unsur kepala daerah, penghargaan juga diberikan kepada Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Bupati Situ bondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Bupati Mimika, Johannes Rettob, serta Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani yang dinilai berhasil mendorong inovasi dan pem bangunan di wilayah masing-masing.
Sementara itu, sejumlah institusi dan fraksi politik turut memperoleh penghargaan, di antaranya Kementerian Sosial Republik Indonesia, Fraksi PKB DPR RI, serta Fraksi Partai Golkar DPR RI yang dinilai aktif dalam pemberdayaan masyarakat, pen didikan, hingga penguatan kedaulatan energi.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ahmad Muzani, Sultan Bachtiar Najamud din, serta berbagai pimpinan lembaga, anggota DPR, kepala daerah, hingga per wakilan institusi negara dan korporasi yang menjadi mitra parlemen dan jurnalis. (*)
